Pemda DIY Lepas Kontingen Peparnas Papua 2021

Kontingen Peparnas DIY (dokumen NPC DIY)

KBRN, Yogyakarta : Atlet-atlet Peparnas DIY tidak perlu takut kalah, karena sejatinya mereka adalah yang terbaik dan memiliki potensi besar untuk meraih prestasi. Demikian pesan Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X dalam sambutannya mewakili Gubernur DIY di acara pelepasan kontingen Peparnas DIY. Kegiatan tersebut digelar di Bangsal Kepatihan, Yogyakarta pada Selasa (26/10).

“Seluruh atlet kontingen Daerah istimewa Yogyakarta adalah putra-putri terbaik yang telah siap berkompetisi. Selalu jaga semangat dan rasa percaya diri tidak perlu takut kalah karena atlet DIY memiliki potensi yang besar untuk meraih prestasi,” katanya.

Sementara itu Ketua Umum NPC DIY, Hariyanto menyebut kontingen Peparnas kali ini menargetkan untuk bisa mempertahankan capaian di ajang yang sama di 2016 lalu. Dimana saat itu DIY berhasil meraih 15 medali emas dan mampu masuk ke peringkat 10 besar.

“Dalam event empat tahunan ini kontingen Peparnas 16  Tahun 2021 menargetkan untuk berusaha mempertahankan raihan medali emas pada ajang sebelumnya, yaitu dengan 15 medali emas untuk tetap bisa berada di peringkat 10 besar. Kami seluruh kontingen Peparnas 16 akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih prestasi di Provinsi Papua,” jelasnya.

Saat ini kontingen DIY menurut Hariyanto diperkuat oleh 87 atlet yang terdiri dari empat klasifikasi disabilitas. Yaitu disabilitas daksa 62 atlet, disabilitas tuna rungu wicara 8 atlet, disabilitas tuna grahita 4 atlet, dan disabilitas netra 12 atlet.

Mereka akan berjuang di delapan cabang olahraga, yakni bulutangkis, tenis kursi roda, tenis meja, catur, bochia, angkat berat, panahan, dan atletik. Ajang Peparnas 2021 ini akan digelar di dua wilayah di Papua yakni Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura, pada 2-16 November 2021. Kontingen DIY menurut rencana akan bertolak ke Papua pada 2 November dengan sebelumnya menjalani karantina terlebih dahulu selama sepekan mulai Rabu (27/10). (dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00