FOKUS: #PON XX PAPUA

Terjun Payung Persembahkan Emas, Atletik Raih Perak

Atlet terjun payung DIY peraih medali emas (Dokumen KONI DIY)
Rahma Annisa (jaket biru) menerima medali perak atletik (dokumentasi KONI DIY)

KBRN, Mimika : Setelah puasa beberapa hari, DIY akhirnya mendapatkan satu tambahan medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua. Adalah cabang olahraga terjun payung di Mimika yang mempersembahkan medali emas tersebut. Pelatih tim terjun payung DIY, Slamet mengatakan medali diraih dari nomor ketepatan mendarat beregu putri.

Tim tersebut diperkuat oleh Endang Dwi Sulistiani, Yeni Dwi Hermila, dan Endang Trilibrata Elma. Mereka menurut Slamet masih akan terjun kembali pada Rabu (13/10) untuk nomor individu di babak semifinal. Jika lolos mereka masih akan berlanjut ke babak final yang akan digelar pada hari itu juga. Sementara di kategori putra, dua penerjun DIY juga akan kembali berlaga untuk nomor yang sama. Keduanya yakni Hendro Satrio dan RR Yudiana.

“Nomornya sama ketepatan mendarat, yang perorangan masing-masing beregu ini delapan ronde, dari delapan ronde beregu itu ditambah dua kali terjun untuk perorangan. Nanti kalau yang masuk semifinal kan 10 orang, begitu masuk final jadi enam orang,” jelasnya.

Masih dari Mimika, pelari DIY, Rahma Annisa meraih medali perak untuk nomor 400 meter putri. Rahma menorehkan catatan 55.39 detik, memecahkan rekor pribadinya. Sementara juara pertama, Sri Mayasari dari Sumatera Selatan mencatat waktu 53.22 detik. Catatan ini memecahkan rekor nasional yang telah bertahan selama 37 tahun. Kemudian medali perunggu diraih Dewi Agung Kurniyan dari Bali dengan catatan waktu 55.80 detik. Pelatih Rahma, Ivan Budiaji usai perlombaan menyampaikan rasa terimakasihnya atas segala dukungan yang diberikan kepada atletnya itu.

“Saya sampaikan ke Rahma, saya pesen ke dia, tetap jaga ketenangan, main cerdas, dan Alhamdulillah berkat doa dan support orang-orang yang kemarin lihat kondisi Rahma di sini Rahma bisa memberikan, ya meskipun belum bisa emas. Kami minta maaf selaku tim baru bisa memberikan medali perak untuk DIY,” kata Ivan.

Kedepan Ivan berharap mereka masih giat berlatih untuk persiapan di ajang PON 2024. Karena, ia melihat potensi dari ketiga atletnya dari hasil di ajang PON kali ini. Dimana ketiga atlet DIY berhasil mempersembahkan satu medali emas dan dua medali perak. (dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00