FOKUS: #PON XX PAPUA

Hampir Menggenggam Emas, Kahfi Diharapkan Tak Terpeleset di Babak Akhir

KBRN, Merauke: Pecatur andalan DIY, M Kahfi Maulana, tengah memimpin klasemen sementara catur standar atau klasik pada perhelatan PON XX Papua. Kahfi untuk sementara waktu memimpin 6 MP dalam pertandingan catur klasik yang menggunakan sistem Swiss 9 babak. 

"Ya tadi kan unggul hanya 0,5 MP dari peringkat kedua dan ketiga. Jadi masih besar (peluang). Belum bisa dipastikan," kata Bima Tri Ardi Wijaya, pelatih Kahfi. 

Pada pertandingan babak 7 yang berakhir, Selasa (12/11/2021) sore, Kahfi menaklukkan pecatur asal Bali, Octo Dami. Memegang bidak hitam, pecatur satu-satunya DIY yang berlaga di PON itu berhasil mengalahkan Octo yang sempat mempecudangi Kahfi di nomor catur kilat. 

"Saya menilai kesempatan Kahfi meraih emas besar. Namun, peluang pecatur lain juga masih ada. Ingat masih ada dua babak lagi besok (Rabu, red)," ungkapnya. 

Dalam perjalanan hingga babak 7, Kahfi hanya sekali menelan kekalahan. Poin hampa diterima Kahfi ketika takluk dari pecatur tuan rumah MI Yoseph Theolifus Taher. 

Selebihnya, mahasiswa UGM itu mampu menyikat lawan-lawannya, termasuk peraih emas di nomor catur kilat Arif Abdul Hafiz asal Jawa Barat. Kegemilangan Kahfi berlanjut dengan menekuk Octo Dami. 

"Sekali lagi masih ketat (perburuan emas) walaupun unggul setengah poin. Harus tetap fokus dan jangan lengah," terangnya. 

Kahfi sendiri ketika diwawancarai usai pertandingan hanya menjawab singkat. Dirinya masih tampak kelelahan menghadapi partai catur klasik yang digelar di Ballroom Swiss Bell Hotel. 

"Alhamdulillah Mas, baik. Doakan saja," katanya singkat. 

Pertandingan nomor catur standar atau klasik akan berakhir pada Rabu (13/10/2021) sore. Perburuan emas di nomor catur standar akan menutup rangkaian pertandingan catur pada PON XX kali ini. (ros) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00