FOKUS: #PON XX PAPUA

Utut Akui Peta Persaingan Catur Belum Banyak Berubah

KBRN, Merauke: Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) Utut Adianto meninjau pelaksanaan pertandingan catur, Selasa (12/10/2021) sore di Swiss Bell Hotel, Merauke.  

Utut Adianto mengakui peta persaingan catur pada perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) belum berubah. Dari kontestan yang ikut, Jawa Barat (Jabar) dan DKI Jakarta masih bersaing sebagai pengumpul medali terbanyak.  

"Dari 15 nomor yang dipertandingkan sudah 10 emas yang terdistribusi. Secara tradisional peta kekuatan belum banyak berubah. Jabar tiga emas, DKI satu emas dan beberapa provinsi juga satu emas," tutur Utut. 

Ketua Umum PB Percasi yang juga salah seorang Grand Master (GM) yang dimiliki Indonesia itu mengatakan, kejutan ada di tuan rumah Papua yang berhasil meraih sekeping emas. Medali emas tuan rumah datang dari pecatur "impor" GM Cerdas Barus kala bermain di nomor catur kilat perseorangan putra terbatas. 

"Yang mengejutkan Papua dapat satu emas, jadi ada sekitar 12 provinsi yang meraih medali emas sampai perunggu. Buat saya sebagai Ketua Umum PB Percasi ini merupakan satu yang menggembirakan," ujar anggota DPR RI ini. 

Utut pun sempat berbincang-bincang dengan sejumlah pecatur, ofisial dan panpel pertandingan.

Kehadiran mantan GM Super itu mengundang perhatian banyak pihak di Swiss Bell Hotel Merauke. Tak jarang, pecatur maupun ofisial, mengabadikan momen itu lewat swafoto bersama Utut. 

"Ini suasana yang menggembirakan. Para stakeholder berkumpul, senior berkumpul, atlet yunior juga, wasit ikut berkumpul. Dan biasanya, daerah yang berhasil meraih medali emas, nanti KONI dan pemerintah daerahnya akan memberi perhatian lebih setelah PON ini," terangnya. 

Pria bernama lengkap Utut Adianto Wahyuwidayat ini mengharapkan, persaingan akan semakin ketat di masa depan, dengan kemunculan pecatur-pecatur muda berbakat. 

"Saya lihat ada seperti Kahfi Maulana dari Yogyakarta dan juga Chelsea Monica Ignesias Sihite, yang juga murid yang kami bina, punya potensi," tandas Utut. (ros) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00