Gelar Pertemuan Virtual, Permasalahan Tes Covid Atlet Mengemuka

KBRN, Yogyakarta : KONI Pusat, PB PON, dan KONI Daerah menggelar pertemuan secara virtual pada Selasa (27/07). Dalam pertemuan tersebut dibahas diantaranya terkait masalah kesehatan atlet. Karena dikhawatirkan mereka akan terkendala masalah covid-19.

Ketua Umum KONI DIY Prof. Djoko Pekik Irianto yang mengikuti pertemuan tersebut mengatakan semua pihak bersepakat untuk membahas secara khusus terkait masalah ini pada rapat manajemen medis. Dimana hal itu akan digelar pada awal Agustus mendatang.

“Untuk masalah kesehatan terkait covid-19 yang akan memberlakukan tes dengan model PCR atau antigen, semua akan dibahas khusus dalam pertemuan terait manajemen medis di CdM meeting tanggal 3 Agustus besok,” ujarnya usai pertemuan.

Kekhawatiran saat ini menurutnya dirasakan oleh peserta PON. Jika nantinya menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan dilakukan tes pada atlet yang akan bertanding. Sehingga jika mereka gagal melewati tes itu tidak akan bisa ambil bagian di PON, meski sudah sampai di Papua.

“Kalau antigen itu kan hanya positif dan negatif, tapi kalau PCR hasilnya sangat detail dan jika sudah masa penyembuhan dan masih ada beberapa tersisa persen saja, tetap dinyatakan positif. Ini yang berpotensi bisa merugikan atlet, jika nanti hasilnya positif,” lanjutnya.

Djoko Pekik juga mengusulkan agar tes Covid-19 tersebut bisa juga dilakukan di daerah masing-masing. Artinya, hasil tes swab antigen yang dibawa kontingen dari daerah masing-masing, dapat dijadikan rujukan untuk memastikan atlet tersebut bebas Covid-19 dan dapat bertanding. (dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00