FOKUS: #PPKM MIKRO

Hobi dan Keluarga, Orientasi Pemain Bola di Masa Pandemi

KBRN, Yogyakarta: Kondisi pandemi yang belum memungkinkan digelarnya kembali kompetisi sepak bola profesional, membuat para pemain memiliki banyak waktu luang untuk dihabiskan bersama keluarga tercinta atau menekuni hobi yang terbengkalai. 

Seperti halnya yang dilakukan penjaga gawang PSS Sleman, Ega Rizky. Kiper asal Banyumas, Jawa Tengah ini punya hobi baru untuk menghilangkan rasa bosan selama di rumah saja. 

Selain berlatih mandiri, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro saat ini, Ega juga disibukkan dengan peliharaan barunya yaitu ikan koi. 

Namun bagi Ega, hobi barunya itu tak membuat, dirinya mengabaikan kewajiban berlatih mandiri. Sesi latihan virtual lewat zoom setiap pagi. 

“Kegiatan saya setiap hari pasti ada latihan mandiri, sesuai dengan instruksi pelatih. Tapi saya juga punya kegiatan baru selama di rumah yaitu memelihara Ikan Koi,” kata Ega, Senin (26/07/21) siang, di kediamannya. 

Agar makin menarik, ia tak segan untuk membangun kolam khusus Ikan Koi di halaman rumahnya. Kolam pun sudah dipersiapkan Ega dari beberapa waktu lalu. 

“Memelihara Ikan Koi ini kegiatan yang cukup asik, dan sangat membantu saya supaya tidak jenuh dan nyaman di rumah, apalagi selama masa PPKM ini,” tambahnya. 

Di tengah keasyikan dengan hobi barunya itu, Ega juga menambah porsi latihan sendiri, selain menjalankan latihan sesuai instruksi pelatih kiper, Carlos Salomao. 

“Pastinya nambah latihan sendiri untuk feeling bola. Kalau latihan kiper ada tangkap bola bawah, bola atas, crossing. Latihannya juga hanya di halaman rumah aja, soalnya memang tidak boleh ke lapangan,” jelas Ega. 

Orientasi keluarga 

Ega tak menampik bahwa PPKM memang berimbas pada kesiapan tim untuk mengadapi kompetisi. Namun ia sadar bahwa yang dilakukan pemerintah saat ini adalah demi kepentingan keselamatan dan kesehatan bersama. 

“Saya dukung program pemerintah dengan diberlakukannya PPKM ini. Semoga upaya ini bisa menurunkan angka kasus Covid-19 dan sepakbola Indonesia bisa segera bergulir kembali,” harapnya. 

Sementara itu, gelandang serang Fitra Ridwan, memanfaatkan kondisi PPKM saat ini dengan berkumpul bersama keluarga di Aceh. 

Fitra telah pulang ke daerah berjuluk Serambi Mekkah itu dan merayakan Idul Adha bersama keluarga terkait. 

Kondisi pademi Covid-19 dan berlakunya PPKM Darurat Jawa-Bali membuat suasana Idul Adha tahun ini berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Makna Idul Adha tahun ini sangat berarti bisa kumpul keluarga walaupun tidak bisa kemana saja tapi ada waktu untuk keluarga,” tutur pria kelahiran Banda Aceh tersebut. 

Tentu saja, pemain berpostur 169 cm itu punya harapan besar tentang kelanjutan kompetisi sepakbola. Fitra Ridwan berdoa agar kembali bergulir secepatnya. 

“Semoga liga ke depan bisa lebih jelas karena kita sangat berharap liga bisa berjalan kembali dan kompetisi tidak ditunda lagi,” tandasnya. (ros) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00