Rekonstruksi Kasus Daycare Little Aresha Diwarnai Luapan Emosi Orang Tua Korban

  • 11 Jun 2026 22:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Emosi para orang tua korban pecah saat proses rekonstruksi kasus kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Selasa, 9 Juni 2026. Umpatan dan sorakan dilontarkan para orang tua korban ketika 13 tersangka tiba di lokasi kejadian.

Salah satu orang tua korban, Ismanto, mengaku kecewa dan geram atas perlakuan yang dialami anaknya di tempat penitipan tersebut. Ia menilai teriakan dan kecaman yang dilontarkan para orang tua merupakan bentuk respons atas tindakan para pelaku yang dinilai telah melanggar nilai-nilai kemanusiaan.

"Ya tentunya sebagai orang tua kita semua jengkel, anak-anak kami yang dititipkan di sini harapannya bisa dididik, diasuh dengan baik, tapi kenyataannya apa yang kami dapatkan adalah perilaku yang tidak seharusnya," ujar Ismanto, di lokasi rekonstruksi.

Ia mengaku tidak sanggup membayangkan perlakuan yang diterima para korban selama berada di daycare tersebut. "Siapa yang kuat sebagai orang tua, kita melihat anak kita sendiri diikat-ikat apalagi anak saya selama 3 tahun tentunya kan proses yang cukup panjang tidak hanya sehari atau dua hari," katanya.

Perasaan serupa juga diungkapkan orang tua korban lainnya, Imedia. Ia mengaku sangat emosional saat melihat para tersangka hadir dalam rekonstruksi.

"Ya emosi, tapi tidak boleh ngapa-ngapain kita. Cuma boleh lihat dari luar saja. Kita sudah siap-siap mau caci maki tapi tidak keluar," ujar Imedia.

Korban tak terima

Luapan emosi para orang tua korban berlanjut saat rekonstruksi berlangsung. Seperti pada saat adegan pertama ketika Ketua Yayasan memperagakan adegan menerima bayi dari orang tua.

"Diyah, bagaimana kalau anakmu diperlakukan seperti itu?" kata salah satu orang tua.

"Sok alim, tidak punya otak," ujar orang tua lainnya.

Proses rekonstruksi berlangsung kurang lebih selama 3,5 jam, mulai pukul 10.00 WIB sampai 13.30 WIB. Dalam rekonstruksi tersebut, para tersangka memperagakan sejumlah adegan yang berkaitan dengan tindak kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha. Total adegan yang diperagakan yakni sebanyak 23 adegan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....