Nenek 65 Tahun Hidup di Tempat Tak Layak, Kini Rumahnya Dibangun TNI

KBRN, Yogyakarta : Lima tahun lamanya Nenek Suratmi hidup sendirian di rumah tak layak huni di Gampingan RT 48 RW 11 Kelurahan Pakuncen, Kemantren Wirobrajan Kota Yogyakarta semenjak suaminya meninggal karena sakit ginjal dan sesak nafas yang tidak bias tertolong.

Di rumah yang berlokasi di pinggir Sungai Winongo dengan ukuran hanya 3x4 meter. bentuk bangunannya pun hanya persegi, tak ada sekat kamar maupun dapur, ditambah atap yang sudah pada bocor sehingga air masuk kalau hujan Suratmi menghabiskan sisa hidupnya dengan kesendirian.

Melalui program sasaran fisik Satgas TMMD reguler Kodim 0734/Kota Yogyakarta kini nenek berusia 65 tahun itu bisa sedikit bernafas lega karena rumahnya sudah dibangun oleh pihak TNI dan sudah bisa ditempati.

"Sebelum suami saya meninggal di rumah ini saya tinggal bersama suami. Namun karena suami saya menderita sakit ginjal dan nafas yang sudah serius, akhirnya suami saya meninggal. Sudah lima tahun saya tinggal sendirian di rumah ini,” kata Suratmi, Jumat (2/7/2021).

Selama 5 tahun tersebut untuk mencukupi kebutuhan makan sehari-hari Suratmi menjadi buruh serabutan. Kadang menjadi buruh cuci keliling, kadang memulung, kadang nyetrika di rumah tetangga dengan hasil yang tidak seberapa. Melihat kondisi yang demikian, tetangga banyak yang merasa iba dan memebiri bantuan.

“Dalam sehari kadang mendapat Rp. 15.000,- kadang Rp. 20.000,- ,,cukup tidak cukup ya harus cukup,” ucapnya.

Kini rumah Suratmi sudah selesai dibangun oleh Satgas TMMD, dinding dengan menggunakan batako dengan tinggi 2,5 Meter dengan atap berbahan asbes. Untuk memperkuat bangunan dinding tersebut diplester dan di cat supaya lebih indah. (r-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00