Cabai Rawit Semakin Pedas

Ida Khabibah

KBRN, Yogyakarta : Harga sayur mayur di pasar tradisional Yogyakarta meningkat drastis akhir-akhir ini.

Pedagang sayur Pasar Bringharjo, Ida Khabibah mengatakan kenaikan di antaranya terjadi pada harga cabai. Harga cabai rawit merah kini mencapai 95 ribu rupiah, naik hampir dua kali lipat dari harga beberapa waktu sebelumnya yang hanya 50 ribu rupiah per kilogramnya.

"Amburadul harganya. Melonjak. Cabai rawit dari 50 naik 75 naik terus sekarang 95 ribu perkilonya. Naik terus, turunnya sulit, masih lama kayaknya turunnya. Kemungkinan sampai akhir Maret ini harga tinggi," kata Ida Khabibah, kepada RRI, Minggu, (28/2/2021).

Kenaikan harga hampir dua kali lipat juga terjadi pasa sayur mayur, bunga kol, brokoli, terong dan kacang-kacangan.

"Sayur itu dari yang harga 7 ribu jadi 10 ribu jadi 12 ribu. Naik semua pokoknya sayuran," lanjutnya.

Menurutnya, kenaikan harga sayur mayur dikarenakan adanya cuaca ekstrem akhir-akhir ini, yang membuat produksi sayur mayur tidak optimal, serta adanya bencana alam di sejumlah daerah, sehingga produk sayur banyak yang dikirim ke luar daerah.

"Cuaca ekstrem ini ya, hujan kan sayuran tidak awet, banyak yang busuk, jadi kan panenannya sedikit. Ada juga yang gagal panen karena bencana di daerah lain kan, akhirnya barangnya dikirim ke luar daerah. Ke Jawa Barat, Bandung, ke Jakarta," tambahnya.

Meski pasokan menipis, harga naik drastis, stok dipastikan masih aman.

"Stok nya masih cukup lah. Semoga aman sampai April mungkin baru normal kalau sudah panenan berhasil baik," urainya. (wur/ian).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00