PTKM di Gunungkidul, Banyak Pengusaha Belum Kurangi Kursi

KBRN, Gunungkidul : Memasuki hari ke 10 pelaksanaan Pembatasan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PSTKM) masih ditemukan masyarakat yang tidak mematuhi tata tertib yang dibuat pemerintah,

Kepala Bidang Penegakkan Peraturan Daerah, Satpol PP Gunungkidul, Sugito mengatakan, ada sedikitnya 50 pelaku usaha yang mendapatkan teguran lantaran tidak mematuhi aturan.

"Ada pengusaha yang tidak mengurangi kursi atau mematuhi kuota makan di tempat 25% seperti peraturan yang ada," katanya kepada rri.co.id , Kamis, (21/1/2021).

Hingga saat ini, Sat Pol PP masih terus melakukan operasi. Mengingatkan masyarakat dan pengusaha yang melanggar aturan, terutama aturan tentang pembatasan 25 persen kapasitas pengunjung rumah makan yang masih banyak dilanggar.

Sugito menuturkan, kerumunan di rumah makan masih menjadi bahan evaluasi. Kendati demikian ia mengklaim pelaku usaha yang pada awalnya tidak mematuhi kuota makan di tempat 25% ketika sudah ditegur kemudian patuh.

"Teguran dilakukan bertahap. Prosedur teguran pertama, kedua, ketiga, terus teguran tertulis dan pembubaran,” ujarnya.

Selain rumah makan, Sugito juga menambahkan bahwa pihaknya sejauh ini sudah melakukan patroli di lokasi wisata, institusi pendidikan, toko, pasar kemudian jalur perbatasan.

“Jika aturan PSTKM ini diperpanjang, Kami siap untuk menegakan aturan, fisik personil siap, kami juga selalu mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (wib/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00