Ini..!, Target Bank Pasar Kulon Progo di Tahun 2021

KBRN, Kulon Progo : Bank Pasar Kulon Progo menargetkan ada pertumbuhan sekitar 5 % pada tahun 2021 ini. Situasi ekonomi yang belum bangkit akibat pandemi Covid-19, menjadi penyebabnya. 

Direktur Bank Pasar Kulon Progo, Joko Purnomo mengatakan, situasi ekonomi diperkirakan tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan tahun 2020. Oleh karena itu target yang ditargetkan plus minus 5 % untuk pertumbuhannya baik itu target, tabungan, deposito, kredit, dan laba. Adapun aset Bank Pasar Kulon Progo pada tahun 2020, mampu mencapai Rp523 miliar dan kredit yang disalurkan ke masyarakat sebanyak Rp349 miliar.

Joko memperkirakan, kondisi ekonomi belum terlalu bergerak pada tahun 2021. Dunia usaha belum terlalu bergerak, konsumsi masyarakat juga masih terbatas, dan pariwisata juga masih wait and see. Begitu pula untuk perdagangan kecuali sembako, diperkirakan juga masih bergerak terbatas. Atas hal ini, diperkirakan permintaan kredit di tahun 2021 akan tumbuh plus minus 5%. Masyarakat masih lebih memilih menaruh di investasi.  

"Jadi dulu awalnya kami membayangkan saat covid-19, orang akan banyak menarik uang untuk konsumsi, namun ternyata tidak. Orang lebih memilih menyimpan uangnya di bank, kemudian untuk usahanya mereka menunggu hingga pandemi benar benar berlalu," ucap Joko, di Kulon Progo, Selasa, (12/01/2021).

Joko menjelaskan, di tahun 2021 akan ada sejumlah perubahan di Bank Pasar. Saat ini tengah diajukan 4 perizinan ke Otoritas Jasa Keuangan. Perizinan tersebut yaitu izin perubahan nama menjadi Bank Pasar Kulon Progo menjadi Bank Kulon Progo, Izin perpindahan alamat kantor pusat, izin perubahan badan hukum dari Perusahaan Daerah menjadi Perumda dan izin perubahan modal dasar dari Rp 50 Miliar menjadi Rp100 miliar.

Terkait dengan restrukturisasi, lanjut Joko, Bank Pasar memberi relaksasi kepada debitur yang benar-benar terdampak Covid-19. Mereka yang mendapat relaksasi, adalah debitur yang usahanya diperkirakan bisa bangkit kembali dan manajemen dikelola dengan baik.  

"Yang masih prospek, kemudian dikelola dengan baik kemudian secara karakternya masih baik maka kami akan lakukan restrukturisasi," tutur Joko. 

Dia menjelaskan, relaksasi di Bank Pasar Kulon Progo ada beberapa jenis. Ada yang perpanjangan jangka waktu, yaitu penambahan waktu kredit kepada masyarakat. Kemudian yang kedua yaitu penangguhan angsuran pokok. 

"Jadi pembayaran angsuran pokoknya kami tangguhkan dulu. Supaya ringan misalnya bayar bunga dahulu selama jangka waktu tertentu. Nah ini tentu harus ada pengajuan dan nanti survei kelayakannya," ungkapnya. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00