Tak Ingin Rugi, PKL Kuliner Denggung Pilih Libur

KBRN, Yogyakarta : Dedi Supriyadi memilih libur sementara, dari pekerjaannya sehari-hari sebagai penjual kuliner malam yakni pecel lele, di Shelter Pedagang Kali Lima (PKL) Denggung Sleman. Penyebabnya, kebijakan pemerintah daerah setempat, yang membatasi jam operasional tempat usaha, maksimal hanya sampai jam tujuh malam.

Keputusan itu berlaku mulai tanggal 11 sampai 25 Januari. Hal ini seiring penerapan Instruksi Bupati Sleman, tentang pengetatan terbatas kegiatan masyarakat, untuk pengendalian penyebaran virus korona.

”Kita ikut peraturan saja, kalau bandel nanti malah disuruh pergi dari sini kan repot mau nyari makan dimana,” ucap Dedi saat ditemui di Denggung, Senin (11/1/2021).

Meski pasrah dengan kebijakan pemerintah, namun ayah beranak dua kelahiran Jakarta ini mengeluh, pendapatannya anjlok saat terjadi pandemi korona. Ditambah lagi, saat ini dilakukan pembatasan, membuat usaha yang sudah dijalaninya selama empat tahun makin terasa berat.

Sebelum terjadi pandemi, rata-rata pendapatannya setiap malam hingga Rp2 juta. Namun kini, maksimal hanya sampai Rp700 ribu saja meski tidak selalu pasti. Dirinya memang sempat mendengar, pedagang boleh membuka usaha sampai jam sembilan malam namun pembeli tidak boleh makan di tempat.

”Kalau pecel lele apa mungkin hanya buka sampai jam sembilan malam, kita rugi banget, biasanya kebanyakan buka sampai jam 12 malam,” lanjut lelaki yang mengontrak rumah di Plaosan Tlogoadi Mlati.

Hindari Kerumunan

Aparat penegak perda seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) siap mengambil tindakan tegas, jika ada pelaku usaha yang melanggar ketentuan mengenai pengetatan terbatas kegiatan masyarakat.

Kepala Satpol PP Sleman Susmiarto, tidak ingin ada kerumunan pembeli yang makan ditempat, saat menikmati sajian kuliner malam.

”Biasanya makan ditempat kan lepas masker, kalau tidak menjaga jarak antar pembeli kan terjadi resiko penularan korona,” ungkapnya.

Sehingga, pemerintah menerapkan pembatasan jam operasional hingga jam tujuh malam. Namun, jika akan buka sampai di atas ketentuan, maka pembeli harus membawa pulang makanan yang sudah dibeli, atau bisa juga menggunakan layanan antar secara online. (ws/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00