Koperasi Angkasa RRI Gelar RAT Diurutan Keempat se-Kota Jogja

Koperasi Angkasa RRI Yogyakarta
RAT ke 36 Koperasi Angkasa RRI Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta : Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Angkasa  RRI Yogyakarta menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun 2020, di Auditorium RRI Yogyakarta jalan Affandi Yogyakarta, Jumat (8/1/2021).

Mewakili Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Tri Heru Purnomo menyampaikan, pelaksanaan RAT KPRI Angkasa ini merupakan pelaksanaan RAT Koperasi ke-4 di antara anggota PKPRI di Yogyakarta

Sesuai Undang-undang RATmerupakan sesuatu hal sangat penting, mengingat hal tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban pengurus maupun pengawas dalam pelaksanaan kegiatan koperasi selama satu tahun.

"Dari Dinas sangat-sangat memberi penghargaan pada pelaksanaan RAT yang dilakukan KPRI Angkasa ke-36 yang dilaksanakan tepat waktu, dan RAT KPRI Angkasa ini merupakan RAT urutan ke 4," kata Tri Heru dalam sambutannya, Jumat (8/1/2021).

Ia menyatakan, pihaknya mendorong keaktifan anggota untuk mendukung perkembangan koperasi mengingat pengurus dan pengawas hanya sebagai pelaksana operasional.

Penilaian KPRI Angkasa, pada tahun 2020 mendapatkan kenaikan 0,2 poin dari 84,8 menjadi 85 dengan predikat Sehat.

 "Penilaian meliputi Tujuh aspek penilaian seperti permodalan, kualitas aktiva produktif, manajemen, efisiensi, likuiditas, kemandirian pertumbuhan dan jatidiri koperasi," jelasnya.

Di masa pandemi Covid-19 saat ini, diungkapkannya, banyak koperasi yang tidak bisa melaksanakan RAT, yang diakibatkan kondisi kelembagaan atau kegiatan bermasalah akibat likuiditas maupun usaha yang tidak berkembang.

Pemerintah Kota Yogyakarta selalu mendukung perkembangan koperasi di Yogyakarta, setiap tahun ditambahkan Heru, Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta memberikan pelatihan melalui pendidikan kilat (Diklat) yang dilakukan setiap tahun kepada 75 koperasi dengan anggaran sekitar Rp350 juta.

"Dinas Perindustrian, Koperasi akan selalu mendampingi koperasi yang membutuhkan pembinaan kami tidak segan-segan memberi bimbingan  pembinaan dan pengawasan apabila koperasi perlu pembinaan kita ada," ungkapnya.

Pembina Koperasi KPRI Angkasa yang juga Kepala Stasiun LPP RRI Yogyakarta Dra. Anna Hafid M.si., menyampaikan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini, pelaksanaan RAT ke-36 tutup buku tahun 2020 dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan mencegah penularan Covid-19.

"Protokol kesehatan dilakukan dalam pelaksanaan RAT, Untuk menjaga agar jaga jarak maupun kapasitas maksimal tetap terjaga, sehingga dari 200 anggota disepakati diikuti perwakilan anggota," ujarnya

Sementar itu, Ketua KPRI Angkasa Bambang Sulaksono dalam laporannya menyampaikan, pada tahun 2020 capaian Sisa Hasil Usaha (SHU) KPRI Angkasa RRI Yogyakarta mengalami penurunan sekitar Rp10 juta, dari target Rp63 juta tercapai Rp53 juta.

"Di tahun 2020, angka anggota keluar juga banyak terutama yang pensiun karena mereka lebih memilih untuk meminimalkan aktifitas di luar rumah," ungkapnya.

Pengurus KPRI Angkasa berkomitmen untuk mendorong keaktifas anggota di tahun 2021, rencananya di tahun 2021 ini, KPRI Angkasa RRI Yogyakarta akan menjembatani transaksi jual beli produk emas batangan yang diusulkan anggotanya dan saat ini tengah dimatangkan pelaksanaannya.

Mengingat dalam situasi Pandemi, kegiatan Rapat Anggota Tahunan Koperasi Angkasa RRI tersebut tidak diikuti seluruh karyawan, melainkann hanya ditunjuk beberapa orang yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang di lingkup RRI Yogyakarta. (ian/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00