Pemkab Sleman Beri Penghargaan Wajib Pajak Panutan

Pemberian Penghargaan Wajib Pajak Panutan di Sleman

KBRN,Sleman :Pemerintah Kabupaten Sleman kembali memberikan penghargaan kepada wajib Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Panutan Tahun 2020, Selasa (14/7/2020), bertempat di bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman. Penghargaan diberikan secara simbolis oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo dan Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun.

Sri Purnomo mengapresiasi seluruh wajib pajak yang telah menunaikan kewajibannya membayar pajak dengan tepat waktu, meski dalam situasi Covid-19 seperti saat ini. Ia mengakui bahwa pandemi Covid-19 ini bukan hanya sekedar bencana kesehatan saja. Lebih dari itu, menurutnya pandemi Covid-19 ini juga berdampak penurunan produktifitas di sektor perekonomian.

“Namun seminggu ini grafik ekonomi di kabupaten Sleman sudah mulai membaik. Semoga seminggu ke depan dan seterusnya akan lebih baik lagi”, kata Sri Purnomo.

Plt. Kepala BKAD Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, pada acara tersebut menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sleman telah mengoreksi target murni Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2020 sebesar Rp 944 milyar, menjadi Rp 603 milyar. Begitupun dengan target murni PBB-P2 tahun ini juga diturunkan dari nilai awal sebesar Rp 74 milyar menjadi 40 milyar rupiah.

“Hingga saat ini, lanjut Harda, realisasi penerimaan PBB-P2 di Kabupaten Sleman telah mencapai Rp 25 milyar, atau sekitar 64% dari target yang telah ditetapkan”, ujarnya.

Jatuh tempo pembayaran PBB-PP, menurut Harda, ditetapkan pada tanggal 30 September 2020. Selanjutnya ia juga menjelaskan bahwa saat ini ada sebanyak 219 padukuhan yang telah lunas pembayaran PBB-P2. Sedangkan di tingkat Desa ada 3 desa yang telah lunas PBB-P2. Acara tersebut turut dihadiri oleh 95 wajib pajak dengan jumlah ketetapan bayar sebesar Rp 5 milyar rupiah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00