Tuntut Pelunasan Upah, Buruh di Bantul Gelar Unjuk Rasa

Unjuk Rasa Buruh di Bantul, tuntut pelunasan pembayaran upah

KBRN, Yogyakarta : Akibat menemui jalan buntu, 50-an buruh PT Kharisma Eksport Timbulharjo Sewon, berunjuk rasa di halaman Gedung DPRD Kabupaten Bantul, Selasa (7/7/2020).

Ketua Serikat Buruh Independen PT Kharisma Eksport, Agus Setiawan berharap wakil rakyat bisa membantu buruh, mendapat pelunasan upah senilai ratusan juta rupiah, yang belum dibayar perusahaan mebel itu.

Lewat dua kali sidang tripartit di Kantor Disnaker Bantul, pihaknya berupaya menuntut hak, namun semuanya berakhir gagal.

”Upah yang belum terbayar belum ada kesepakatan, tiga bulan ini setiap minggu kami cuma menerima 100 ribu rupiah, tunggakan upah untuk kawan-kawan kami sebesar 185 juta rupiah,” kata Agus.

Wakil Ketua DPRD Bantul Subhan Nawawi, sempat menemui para buruh saat berunjuk rasa di halaman kantornya.

Terkait aspirasi yang disampaikan perwakilan buruh, ia berpendapat, tidak ada alasan bagi perusahaan menunda pelunasan upah buruh, meski Pandemi Corona berdampak pada sektor usaha di wilayah Bantul.

”Mestinya ada kesepakatan dari buruh dan perusahaan tentang pembayaran upah, kalau itu sudah ketentuan ya harusnya dibayar,” ucap dia.

Sementara itu, pihak perusahaan belum bisa dikonfirmasi tentang persoalan ini. Namun, DPRD Bantul berencana melakukan komunikasi, baik dengan perusahaan maupun Disnakertrans setempat, untuk mencari solusi terbaik. (ws/yyw)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00