RM Wibisono Bersama OJK Himbau Warga Gunakan Pinjol yang Aman dan Resmi

Bersama OJK, RM Wibisono Himbau Warga Gunakan Pinjol Yang Aman dan Terdaftar Resmi (ist)

KBRN, Yogyakarta : Bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RM Wibisono menghimbau masyarakat yang ada di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mewaspadai Pinjaman Online (pinjol).

RM Wibisono mengatakan, dari data nasabah pinjaman online yang didapatkannya, DIY memiliki nasabah pinjol yang cukup tinggi jika dibandingkan dengan provinsi yang lain.

Menurutnya, tuntutan kebutuhan di masyarakat menjadi salah satu faktor banyaknya nasabah Pinjol akan tetapi Ia menghimbau, agar masyarakat selalu berhati-hati dalam mengajukan pinjol.

“Tidak semua Pinjol itu resmi dan terdaftar di OJK, masyarakat bisa mengecek kebenaran atau keabsahan Pinjol itu agar tidak ada permasalahan yang merugikan masyarakat saat melakukan pinjaman online,” ujar RM Wibisono dalam dialog bersama warga di Hotel Pandanaran, Yogyakarta, Sabtu (6/8/2022).

RM Wibisono juga menjelaskan, peminat pinjol terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini menurutnya karena kemudahan dalam mengakses dana dengan syarat yang tidak terlalu rumit, cukup secara daring dan pengiriman data yang mudah diakses dimana saja, dana bisa langsung cair sehingga banyak yang tergiur.

“Jadi sebenarnya kemudahan ini bisa dimanfaatkan atau jadi alternatif bagi pelaku usaha kecil yang butuh akses permodalan cepat. Memang terbukti banyak peminatnya,” tambahnya dalam diskusi Meningkatkan Kewaspadaan Masyarakat Terhadap Pinjol Ilegal).

Ia juga berharap warga sebagai peminjam harus melihat konsekuensi dari kemudahan tersebut, seperti besaran bunga yang biasanya cenderung lebih tinggi dibandingkan jenis pinjaman melalui lembaga yang lain.

Ada manfaat positif dari pinjol, antara lain untuk optimalisasi pembiayaan UMKM, meningkatkan layanan proses bisnis, mempermudah pembayaran transaksi dan membantu UMKM menyusun laporan keuangan.

Ditempat yang sama, Praktisi hukum Retna Susanti dalam kesempatan itu mengatakan masyarakat yang meminjam lewat pinjol perlu memperhatikan prioritas kebutuhan.

Menurut Retna, ada beberapa kategori utang yang baik, antara lain untuk kebutuhan mendesak, keperluan peningkatan usaha yang dijalani masyarakat dan membeli barang yang produktif dan berguna bagi keluarga.

“Sebelum mengajukan pinjaman, Monggo diperiksa di layanan OJK apakah lembaga itu terdaftar secara resmi atau tidak. Semua warga bisa mudah mengakses informasinya di OJK kok,” ujar Retno.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar