Kendala Sinyal Hingga Mesin Korosi Jadi Kendala Pemasangan Tapping Box di Gunungkidul

KBRN, Gunungkidul: Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menargetkan pajak untuk hotel pada tahun 2022 ini senilai Rp1,3 miliar kemudian untuk restoran senilai Rp6,5 miliar. Untuk mendukung tercapainya target tersebut, sejumlah restoran yang ada di Gunungkidul melakukan pemasangan tapping box. 

Kepala Bidang Penagihan, Pelayanan, dan Pengawasan Badan Keuangan dan Aset Daerah, Ely Martono mengatakan, sejumlah optimalisasi dilakukan pihaknya. Salah satunya dengan pemasangan tapping box. 

"Secara bertahap sudah dipasangi, saat ini sudah ada 64 hotel dan restoran yang terpasangi, namun sejumlah kendala memang kami temui," ujarnya, Kamis (27/1/2022). 

Ely menambahkan, di Bulan Januari ini pihaknya melakukan monitoring berkaitan dengan pemanfaatan tapping box. Adapun kendala yang seringkali ditemui dalam pemasangan tapping box antara lain susah sinyal dan juga mesin mudah korosi saat dipasang di pinggir pantai. 

"Nanti dari hasil monitoring akan kami evaluasi termasuk kemungkinan penambahan tapping box untuk dipasang di hotel dan restoran lain," tandasnya. 

Sementara itu Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin mengatakan, melihat perkembangan pariwisata di Gunungkidul, ia menilai kesadaran obyek pajak dalam memasang tapping box sangat rendah. Menurutnya jika Pemkab Gunungkidul serius melakukan pendataan, banyak sekali obyek pajak. 

"Kami menilai belum ada keseriusan Pemkab Gunungkidul dalam 'menjemput bola' bagi pemilik resto maupun hotel agar memasang tapping box," kata Ery.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar