Target Pembayaran PBB P2 Tahun 2021 Kota Yogyakarta Terlampaui

Penyerahan SPPT PBB P2 di Graha Pandawa, Rabu (19/1/2022)

KBRN, Yogyakarta : Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBB P2) di Kota Yogyakarta pada tahun 2021 melebihi target.

Hal tersebut sekaligus membuktikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap pembangunan kota Yogyakarta sangat tinggi.

"Pada tahun 2021 pembayaran PBB di Kota Yogyakarta dapat melampaui target yang telah ditetapkan, yaitu sebesar 97miliar rupiah, dari target penerimaan sebesar 92miliar rupiah atau 105 persen dari target yang ditetapkan," kata Sekda Kota Yogyakarta, Aman Yuriadijaya, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, PBB merupakan salah satu komponen penting dan mendasar dalam sebuah penyelenggaraan negara, pemerintahan, dan pembangunan daerah.

"Hal ini karena perolehan pajak menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang digunakan untuk membiayai berbagai aktivitas pemerintah dan memenuhi kebutuhan belanja daerah," ujarnya.

Aman Yuriadijaya menjelaskan, Pemkot Yogyakarta tidak henti-hentinya mendorong masyarakat untuk taat membayar pajak serta memfasilitasi dan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang akan menunaikan kewajibannya dalam membayar pajak.

Berbagi upaya yang dilakukan yakni dengan mengadakan layanan jemput bola di RW, Kelurahan se-Kota Yogya dan menyediakan layanan pembayaran dengan menjalin kerjasama dengan Bank BPD DIY, PT Pos Indonesia, Bank BNI serta Bank Jogja untuk menyediakan alternatif titik-titik pembayaran pajak yang lebih luas dan fleksibel.

"Selain itu juga dapat dengan menggunakan aplikasi Laku Pandai yaitu Go Pay, Link Aja maupun Tokopedia," bebernya.

Sementara itu, pada penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT) PBB P2 di Graha Pandawa, Rabu (19/1/2022) tersebut Aman menginstruksikan kepada aparatur Kemantren dan Kelurahan, serta RT RW untuk dapat menyampaikan SPPT PBB-P2 ini kepada wajib pajak sebelum tanggal 31 Maret 2022.

"Sekaligus memberikan informasi bahwa pembayaran PBB tahun 2022 dilaksanakan lebih cepat lebih baik sebelum tanggal 30 September 2022," katanya.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogya Waeesa mengatakan bahwa jumlah SPPT PBB-P2 Tahun 2022  sebanyak 95.660 lembar.

Wasesa tidak memungkiri jika dalam pembayaran PBB, pihaknya kerap menemui masalah di lapangan, salah satunya adalah kebiasaan masyarakat yang melakukan pembayaran PBB mendekati jatuh tempo.

"Untuk itu kami kerap membuka loket pembayaran PBB di Kemantren pada saat mendekati tanggal jatuh tempo pembayaran PBB, serta mengadakan penyuluhan pajak daerah di Kemantren, dan juga melalui media sosial dan media massa," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar