Pemberlakuan Ganjil Genap Di Obyek Wisata

KBRN, Yogyakarta : Petugas gabungan mulai memberlakukan skema ganjil - genap bagi pengunjung yang masuk ke objek wisata di kawasan Kota Yogyakarta, pada akhir pekan inii

 Iptu Jayeng Hadi, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Jogja, mengatakan penerapan ini dilakukan dengan tujuan untuk membatasi lonjakan wisatawan di masa PPKM level 3 dan menekan penyebaran Covid-19.

"Sesuai arahan, sejak kemarin kita sudah lakukan ganjil genap yang di bonbin (GL Zoo) dan suasananya masih sepi ini, pengunjung juga masih bisa dihitung. Jadi yang hari ini berlaku genap ya, tidak kita izinkan masuk," kata Iptu Jayeng Hadi, Kanit Turjawali Satlantas Polresta Jogja, Minggu (26/9/2021).

Pengawasan pemberlakuan ganjil genap dilakukan oleh petugas gabungan yakni unsur kepolisian lalu lintas, Sabhara, TNI, Sat Pol PP dan Dinas Perhubungan.

."Pengawasan ganjil genap dimulai sejak pukul 08.00 Wib dan berlaku tentative di lapangan. Penerapan sejak dari kemarin yakni Sabtu Minggu," tambahnya.

Ditambahkannya, dalam operasi ganjil genap, petugas gabungan berjaga di pintu masuk sisi utara GL Zoo.

Penerapan berlaku sesuai dengan tanggal di hari itu.  Jika tanggal genap, hanya kendaraan dengan plat nomor genap yang diperkenankan melintas, begitu pula ketika tanggal ganjil hanya kendaran plat nomor ganjil yang boleh melintas.

Misalnya, pada Sabtu kemarin, (25/9/2021) petugas hanya memperbolehkan pengunjung berpelat ganjil yang masuk ke lokasi wisata, sementara di hari Minggu (26/9/2021) pengunjung berpelat genap yang boleh berwisata.

"Kemarin lancar dan berlaku ganjil ya, penjagaan di pintu sisi utara. Tidak per sif, pengawasannnya situasional saja, namun tetap ada petugas yang memantau, kalau landai kita minggir dulu dan kalau cukup ramai kita gabung lagi," terangnya.

Dalam pengawasan, petugas juga memantau kondisi lalu lintas di sekitaran area objek wisata. Misalnya, daerah Gedongkuning, kondisi arus lalu lintas di kawasan itu akan berdampak pada pengendara lain yang melaju di area sekitar karena merupakan salah satu akses menuju GL Zoo. Jayeng menambahkan, kondisi objek wisata terpantau masih cukup sepi sampai dengan Minggu siang.

Belum ada lonjakan kunjungan wisatawan, baik lokal maupun luar daerah. Sejak Sabtu kemarin, pihaknya baru memutarbalikkan sebanyak empat sampai lima kendaraan saja yang melanggar aturan ganjil genap.

"Sejak kemarin baru tidak banyak yang ditolak karena ganjil genap ini, ada sekitar 4-5 kendaraan saja yang kita keluarkan, mestinya genap kan kemarin. Sekarang kan juga masih tahap sosialisasi, makanya kalau Malioboro masih kita koordinasikan lagi pemberlakuan ganjil genapnya, apakah tujuan pariwisata atau pengendara, atau malah warga lokal, itu perlu koordinasi lagi dengan yang lain," jelas dia.

Sementara itu, Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan, pengawasan terhadap pendatang yang masuk ke Kota Yogyakarta di masa akhir pekan masih berlangsung sama.Pendatang asal luar daerah wajib menunjukkan kartu vaksin dan surat bebas Covid-19 saat masuk ke wilayah Kota Yogyakarta. 

 Sedangkan untuk pemberlakuan ganjil genap di kawasan Malioboro, pihaknya  menyerahkan kepada Polresta Yogyakarta selaku instansi yang berwenang.

"Wewenang tetap di Polresta," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00