Pandemi, Pedagang Kawasan Bukit Pathuk Merugi

KBRN, Yogyakarta : Pandemi Covid-19 yang belum berakhir, ditambah dengan adanya kebijakan PPKM Darurat membuat para pedagang merugi, termasuk pedagang di kawasan Bukit Pathuk di jalan raya Jogja-Wonosari, Gunungkidul.

Banyak lapak terpaksa harus tutup karena pembeli yang biasa mampir di kawasan itu tidak ada lagi, dan jika ada pun hanya beberapa orang.

Kondisi ini diakui Sri Mulyani, salah satu pedagang desa Beji yang biasa menggelar dagangannya di kawasan Pathuk, yang mengeluhkan  sepinya pembeli, sehingga berat untuk bisa bertahan hidup, belum lagi di tambah sewa kios seharga antara 3,5 hingga 4 juta pertahun.

“Selama pandemi dan PPKM ini sepi pembeli pak,” tuturnya, Sabtu (31/7/2021).

Sri Mulyani mengungkapkan, saat belum ada pandemi covid-19, penghasilan bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp2,5 juta perhari, namun sekarang hanya sekitar Rp1,5 juta, bahkan hanya Rp500 ribu.

“Wah kalo dulu sebelum pandemi lumayan pak, sehari bisa dapat dua setengah juta kalo pas hari libur. Sekarang paling dapat satu setengah juta aja berat. Rugi sebenarnya, tapi ya gimana lagi saya tetep jualan, daripada gak dapet uang,” keluhnya.

Ia berharap agar covid-19 segera berakhir, sehingga para pedagang bisa berjualan lagi seperti sebelum pandemi. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00