Terapkan Protokol Ketat, Pemkab Sleman Mulai Terima Kunker Luar Daerah

pemka sleman Terima Kunker DPRD Pekalongan

KBRN,Sleman: Pemkab Sleman mulai Senin (13/07/2020), kembali menerima kunjungan kerja dari Pemerintah Daerah luar DIY. DPRD Komisi II Kabupaten Pekalongan menjadi tamu pertama yang berkunjung di Kabupaten Sleman terkait studi banding pengelolaan pasar.

Kunker tersebut diterima langsung oleh Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suyono di Ruang Rapat Disperindag Kabupaten Sleman.

Kunjungan tersebut tetap dengan syarat menerapkan Kebiasaan baru New Normal seperti tempat duduk yang diberi jarak serta wajib menggunakan masker ketika didalam ruangan. Selain itu, seluruh rombongan DPRD Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari 11 orang diwajibkan membawa keterangan Rapid Test dengan keterangan non reaktuif dari dari tempat asal sebagai salah satu persyaratan memasuki DIY.

Sumar Rosul Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pekalongan mengatakan  kunjungan kerja tersebut  terkait dengan pengelolaan dan pengembangan pasar tradisional. Hal tersebut tentu dalam rangka meningkatkan mutu dan kinerja pasar tradisional di Kabupaten Pekalongan.

Ia mengakui jika Pasar di Kabupaten Sleman Jauh lebih berkembang dan terlihat lebih nyaman dan tertata. Sehingga masyarakat tidak ragu untuk berbelanja di pasar tradisonal.

Sementara itu Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Suyono mengatakan untuk meningkatkan kenyaman pengunjung, Pemkab Sleman telah merenovasi beberapa Pasar tradisional menjadi tempat yang nyaman layaknya pasar modern yang bersih dan tertata.

“Salah satunya yang sudah kami renovasi yakni pasar Prambanan, Pasar Sleman, hal tersebut meningkatkan kunjungan pasar tradisional,” katanya.

Selain itu, Suyuno mengungkapkan, untuk menghadapi New normal selama masa pandemi ini, Pemkab Sleman melakukan beberapa kerjasama dengan E-comerce untuk transaksi berbelanja kebutuhan pasar secara online.

Sebelumnya  Pemkab Sleman tidak menerima kunjungan kerja dari luar daerah dari bulan 1 mei hingga 30 juni  2020 untuk menekan penyebaran wabah covid-19 atau virus corona.

Berdasarkan Nomor 090/01511 tanggal 30 Juni tentang Ketentuan Penerimaan Kunjungan Kerja/Studi Banding Di Kabupaten Sleman, maka Pemkab Sleman Kembali menerima tamu kunjungan dengan beberapa ketentuan. Salah satunya pada saat kehadiran kunjungan, tamu dinas wajib membawa dan menunjukkan surat keterangan Rapid Test dengan hasil Non-Reaktif yang masih berlaku 3 hari pada saat kunjungan. Khusus tamu dari daerah yang menerapkan PSBB maka harus melampirkan surat keterangan PCR/SWAB Test dengan hasil Negatif.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00