Bupati Sleman Dikukuhkan Jadi Bunda Literasi

KBRN, Yogyakarta : Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando, mengukuhkan Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, sebagai Bunda Literasi.

Kegiatan itu berlangsung di Pendopo Parasamya kompleks kantor bupati, Senin (4/7/2022).

Dalam sambutannya, Kepala Perpustakaan Nasional menyebut bahwa literasi tak hanya sekedar gemar membaca. Juga tidak sebatas mengeja huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragraf.

Namun, literasi mempunyai lima tingkatan, yakni mengenal baca tulis hitung dan karakter, kemampuan mengakses kepada ilmu pengetahuan terbaru, kemampuan memahami yang tersirat dari yang tersurat, melahirkan inovasi dan kreativitas, dan kemampuan memproduksi barang dan jasa.

"Jika kita tidak percaya bahwa segala hal yang tercipta di muka bumi ini ada ilmunya, maka Indonesia akan semakin tertinggal oleh negara-negara lain yang setiap hari mengajukan hak paten untuk produk-produk yang terbaru," jelasnya.

Sedangkan bagi Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo, gelar Bunda Literasi menjadi sebuah amanah dalam meningkatkan literasi di masyarakat.

Sebab menurutnya, literasi merupakan faktoresensial dalam membangun masyarakatyang berpengetahuan, inovatif, kreatif danberkarakter.

"Ini selaras dengan pesan transformasi berbasis digital yang digaungkan Perpustakaan Nasional melalui literasi digital," katanya.

Dikatakan pula, bahwa Pemkab Sleman melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan telah memberikan beberapalayanan berbasis digital seperti e-book Sleman, layanan perpustakaan berbasis web (opac.slemankab.go.id), jaringan kerjasama SOS (Sleman One Search), LDR (Literasi Di Rumah) serta layanan melalui media sosial. (ws)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar