Digigit Ular Berbisa, Bocah di Gunungkidul Meninggal Dunia

KBRN, Gunungkidul: Nyawa Alya Nidaul Kharima (7) bocah malang warga Padukuhan Tungkluk, Beji, Ngawen, Gunungkidul tak bisa diselamatkan, Senin (17/1/2022) malam di RSI Cawas, Klaten Jawa Tengah. Diduga kuat ia terkena gigitan ular berbisa jenis weling. 

Kapolsek Ngawen, AKP Parliska Fibrihananto mengatakan, peristiwa ini terjadi pada Senin pukul 00.00 WIB. Kala itu, Alya berada di dalam kamar mengeluh sakit perut. Mendapati keluhan putrinya, Wicayati lantas mengoleskan bawang merah ke perut sang anak. 

"Sebelum kejadian ini terdengar suara seperti barang jatuh dari atas genting, setelah dicari ternyata ada seekor ular jenis weling berada di kamar korban," ujar Parliska, Selasa (18/1/2022). 

Parliska menambahkan, ular tersebug kemudian dibunuh. Hal tersebut karena keluarga cukup khawatir karena ular weling bisanya cukup membahayakan. 

"Karena korban tidak kunjung sembuh, keluarga pun memutuskan untuk membawa Alya ke Klinik di wilayah Kalurahan Kampung. Namun karena tidak ada  perubahan korban kemudian dirujuk ke RSU Cawas, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah," jelasnya. 

Nyawa Nadya pun tak bisa ditolong Senin malam. Tepat pukul 20.20 WIB ia meninggal dunia usai mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Setelah mendengar cerita dari keluarga korban, salah seorang warga bernama Rohmad (41) memeriksa tubuh Alya dan mendapati di pergelangan kaki kiri korban terdapat 3 bekas luka gigitan. 

"Setelah diperiksa tubuh korban, saksi menemukan bekas luka gigitan yang menyerupai gigitan ular.  Korban diduga meninggal karena tergigit ular yang jatuh di kamarnya itu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar