Sering Disebut Jalur 'Tengkorak' Polisi Bersama Relawan Pasang Kotak P3K di Jalan Jogja Wonosari

KBRN, Gunungkidul: Sedikitnya tujuh nyawa melayang di Jalan Jogja - Wonosari sepanjang tahun 2021 akibat kecelakaan maut. Menanggapi hal ini, sejumlah upaya dilakukan oleh jajaran Polsek Patuk untuk meminimalisir kecelakaan di jalur yang dijulukki dengan jalur tengkorak tersebut. 

Kapolsek Patuk, Kompol Sumadi mengatakan, salah satunya bekerjasama dengan Relawan Kecelakaan Jalan Raya Patuk memasang kotak P3K. Pada tahap awal ini, terdapat 4 titik pemasangan kotak P3K. Pemasangan ini pun disebut pertama kalinya dilakukan di Gunungkidul, bekerjasama dengan relawan RKJR. 

"Kami harap lebih banyak lokasi pemasangan P3K ini dan kerjasama dengan RKJR juga terus berjalan," ujar Sumadi, Senin (17/1/2022).

Ketua RKJR, Ngadija mengatakan gagasan tersebut muncul lantaran jalur tersebut tergolong rawan dan kerap terjadi kecelakaan (laka). Terutama di kawasan Kali Pentung. 

Itu sebabnya, komunitas RKJR dibentuk agar penanganan kejadian laka jadi lebih efisien. Adapun anggotanya akan membantu proses evakuasi bersama aparat, termasuk menghubungi keluarga korban. 

"Kami harap ada dukungan bantuan juga dari masyarakat dalam bentuk apapun, sekaligus dukungan meminimalisir kejadian laka," kata Ngadija. 

Kanit Lantas Polsek Patuk AKP Kusnan Priyono mengungkapkan angka kejadian laka di Jalan Yogya-Wonosari di wilayah Patuk terbilang tinggi. Pada periode September-Desember 2021 saja, tercatat sekitar 15 kejadian. 

Dari belasan kejadian, ada 7 korban meninggal dunia akibat laka tersebut, 3 di antaranya dalam waktu berdekatan. Ia pun berharap dukungan dari relawan terus diberikan untuk penanganan kejadian laka. 

"Kami juga berharap masyarakat lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di jalur ini untuk menekan kejadian laka," pungkas Kusnan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar