FOKUS: #PPKM MIKRO

Bertemu Kapolres, Yitno Utarakan Alasan Viral Jual Ginjal

KBRN, Yogyakarta: Yitno warga Sentolo, Kabupaten Kulon Progo ditemui langsung oleh Kapolres AKBP H Tartono SH MBA, Senin (26/7/2021) siang, di kediamannya yang terletak Dusun Dlaban. 

Kepada aparat yang terketuk hatinya tentang viralnya kabar soal rencana mendonorkan darah serta ginjalnya akibat kondisi himpitan ekonomi di masa PPKM, Yitno mengatakan fakta sebenarnya. 

"Saya memang hendak mendonorkan darah atau ginjal, tapi untuk yang membutuhkan, bukan untuk dijual," ujar dia. 

Pernyataan Yitno itu seakan bertolak belakang dengan ujaran yang diutarakan sebelumnya. Saat disambangi Kapolres Kulon Progo, ia mengaku semua itu dilakukan karena memiliki nazar. 

"Saya tidak akan menjual ginjal, tapi akan mendonorkan bagi yang membutuhkan tanpa dipungut biaya dan ikhlas karena Allah. Ini karena saya sendiri sudah bernazar dan bukan karena PPKM ini," ujarnya. 

Warga Sentolo, Kabupaten Kulon Progo itu menempelkan secarik kertas pada sebuah tiang listrik di perempatan XT Square Yogyakarta. Pada secarik kertas itu dituliskan, 'Siap donorkan darah & ginjal bg yg membutuhkan. Hubungi Pak Yitno telp/sms di 087728981077'. 

Tulisan di secarik kertas itu sempat dipotong dan diunggah oleh akun media sosial twitter milik @panjipnjk pada, Sabtu (24/7/2021) malam. Akun @panjipnjk itu mengeritik Koordinator PPKM Darurat yang juga Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, yang sempat melontarkan opini pemerintah mampu menangani pandemi secara terkendali. 

Setelah Kapolres Kulon Progo mengecek langsung pada Senin siang, ternyata pengakuan Yitno berbeda. AKBP Tartono pun mengapresiasi kerelaan Yitno untuk berdonor. 

"Setelah kami cek, ternyata tidak benar. Saya pribadi merasa terketuk hatinya kepada Pak Yitno ini yang akan mendonorkan ginjalnya, karena saya sendiri adalah pendonor ginjal pada tahun 1991 kepada kakak saya yang bertugas di TNI AD," tandas Kapolres. (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00