Ini!, Penyebab Kecelakaan Beruntun 2 Mobil dan 5 Motor di Jogja

KBRN, Yogyakarta : Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam menyoal kecelakaan yang melibatkan dua mobil dan lima motor di Simpang Jati Kencana, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada Selasa, (13/4) kemarin. Informasi sementara, penyebab kecelakaan diduga karena human error.

Kasubag Humas Polresta Yogyakarta AKP Timbul Sasana Raharja menyebut, pengemudi mobil Toyota Kijang berplat nomor K 8606 BN yang terlibat pada kecelakaan itu dalam pengaruh obat.

“Pengemudi mobil Kijang selepas pulang dari rumah sakit. Dia dalam pengaruh obat,” kata AKP Timbul kepada wartawan, Rabu (14/4/2021).

Adapun identitas pengemudi tersebut bernama Jonnatan Purwoko, mengendarai mobil Toyota Kijang berplat nomor K 8606 BN. Akibat pengaruh obat dari rumah sakit, pengemudi tidak sadar kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi kemudian berjalan ke arah berlawan.

"Kendaraan roda empat itu terbang lalu menghantam satu mobil lima motor sekaligus," ucapnya.

Kendaraan yang turut terdampak yakni motor Honda Scoopy berplat nomor AB 5109 TI dikendarai perempuan bernama Sulastri, Honda Supra AB 2257 BW dikendarai Subardi, Honda Supra plat AB 2800 EY dikendarai Sugendrati, Honda Vario plat AB 3714 UI dikendarai Hendra Chakim, Honda Astra plat AB 5674 TB di kendari Wahyu Utomo. 

"Dan satu mobil Honda Civic plat AB 46 UM dikemudikan Suryono. Semua pengendara sedang berhenti menunggu lampu APIL,” ujarnya. 

Disinggung bagaimana kelanjutan perkara tersebut, AKP Timbul menjawab, saat ini masih dalam proses penyelidikan Satlantas Polresta Yogyakarta. Pasalnya semua korban baru dapat dimintai keterangan hari ini.

"Kami masih menunggu hasilnya,” ungkap AKP Timbul.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan hebat melibatkan dua mobil dan lima motor di Jalan Simpang Jati Kencana, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta pada Selasa, 13 April 2021 pagi. Dua orang dilaporkan mengalami luka berat. 

Kasubnit II Laka Lantas Polresta Yogyakarta, Aiptu Widiato mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun terdapat dua korban yang mengalami luka berat.  Dan korban lainnya luka ringan.

“Ada enam korban. Dua diantaranya opname. Mereka sudah mendapat perawatan medis di rumah sakit,” kata Aiptu Widianto. (evi/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00