Disiapkan Rumah bagi Warga Terdampak Tol Jogja-Solo di Klaten

KBRN, Klaten : Warga Klaten yang terdampak pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo tidak perlu khawatir mencari lokasi hunian yang baru, karena sudah disiapkan oleh pihak pengembang.

“Mereka yang terkena relokasi tersebut harus sudah memiliki rumah pengganti. Rumah-rumah yang kami siapkan di sini tidak kami naikan harganya, bahkan kami menyesuaikan ganti rugi atau ganti untung pemilik-pemilik tanah yang terkena tol,” kata Direktur PT Winha Cipta Karya, Hardi kepada rri.co.id, Kamis (15/10/2020). 

Hardi  mengatakan, ada  4 development di antaranya PT Winha Cipta Karya,PT Karya Taka Indonesia dan Bale Lugur, menyiapakan sekitar 200 rumah di Desa Joho Prambanan untuk warga yang terdampak Proyek jalan Tol Jogja–Solo.

“Dari 200 rumah tersebut  yang sudah terlanjur terjual ke umum ada sekitar 30 unit. Tetapi kami offkan   penjualannya,  karena kami khususkan untuk warga yang kena dampak jalan tol tersebut. Jadi kami sesuaikan sehingga mereka yang kehilangan rumah tetap bisa memiliki rumah.  Kehilangan tanah tetap bisa memiliki tanah,” tandasnya.

Hardi juga menguraikan tentang lokasi hunian bagi warga tertdampak tol, misalnya di Desa Nangsri, Taskombang, Kotesan,  Kokosan, dan Prambanan, serta banyak lokasi lainnya sehingga banyak opsi yang bisa dipilih.

Ia menambahkan, bahwa warga yang kehilangan rumah akibat proyek tol, sudah disiapkan rumah dengan harga sesuai dana atau anggaran yang dimiliki warga.

Sementara itu, Pimpinan Bank BTN Syariah Kantor Cabang Yogyakarta, Slamet Wahyudi menyatakan bahwa pihaknya telah meluncurkan program tabungan.

“Progrm tabungan ini bisa dimanfaatkan  hasilnya di depan. Yang artinya kalau ada nasabah atau masyarakat  yang terdampak menyimpan dana di tempat kita, maka akan kita berikan manfaat di depan,” terangnya.

Ia menyebut, manfaat itu sudah dihitung dari awal dan sesuai kesepakatan dengan nasabah. Dan manfaat itu tidak mengurangi pokok dari pada saldo tabungannya. Jadi nasabah dari  masyarakat yang terdampak itu dananya disimpan di BTN dengan jangka waktu tertentu.

“Dalam kurun waktu tertentu kita bisa hitung manfaatnya dapat berapa,  nah manfaat itu yang akan dimanfaatkan oleh nasabah atau masyarakat yang terkena dampak tol, misal untuk membeli rumah baru,  untuk bisa hal lain yang terkait dengan kebutuhan dia kaitannya dengan perpindahan dari lokasi lama ke lokasi baru,” urainya. (yon/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00