FOKUS: #PPKM MIKRO

Ingat! KA Bandara YIA Kini Tak Lagi Gratis

KBRN, Yogyakarta: PT KAI akhirnya mulai memberlakukan tarif kereta api bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Sebelumnya moda transportasi baru itu menerapkan tarif Rp 0 mulai 1-16 September 2021. 

Manajer Humas PT KAI Daop VI Yogyakarta, Supriyanto, menuturkan, terhitung mulai, Jumat (17/9/2021), KA Bandara YIA menerapkan tarif promo mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 20.000. 

"Kami sampaikan terima kasih atas antusiasme masyarakat dan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan yang bersama-sama telah mengikuti perjalanan KA Bandara YIA pada masa sosialisasi. Pada masa sosialisasi tersebut telah diangkut sebanyak 5.627 penumpang," ungkap Supriyanto. 

Supriyanto menambahkan, pada masa sosialisasi, sejumlah tokoh seperti Gubernur DIY, GKR Bendara, Walikota Yogyakarta, Kapolda DIY, Wakil Gubernur DIY, beberapa Bupati, hingga para pelaku usaha wisata dan berbagai komunitas telah mencoba perjalanan KA Bandara YIA. 

Wajib vaksin

Sedangkan tarif promo KA bandara yang diterapkan mulai 17 September bervariasi, seperti harga tiket Rp 20.000 untuk rute Stasiun Yogyakarta - Stasiun Bandara YIA. Kemudian Rp 10.000 untuk rute Stasiun Yogyakarta - Stasiun Wates, dan tiket seharga Rp 20.000 untuk rute Stasiun Wates - Stasiun Bandara YIA. 

"Adapun persyaratan perjalanan untuk penumpang KA Bandara YIA mengacu pada SE Kemenhub Nomor 69 Tahun 2021 adalah wajib menunjukkan bukti telah divaksin," tuturnya. 

KA Bandara YIA yang diresmikan Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan menempuh jarak 40,2 km dari Stasiun Yogyakarta hingga Bandara YIA. Dengan menggunakan KA bandara waktu perjalanan dapat dipersingkat dari 1,5 jam menjadi hanya 39 menit saja. 

Kehadiran KA bandara semakin mempermudah masyarakat melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan karena Bandara Internasional Yogyakarta saat ini sudah terintegrasi dengan jalur kereta api.

"Dengan integrasi antarmoda seperti ini sangat penting untuk memudahkan masyarakat dalam bertransportasi," tandas Supriyanto. (ros)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00