Bupati Gunungkidul Tak Ambil Gaji Selama Menjabat

KBRN, Gunungkidul : Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyatakan tidak akan menerima gaji selama menjabat sebagai Bupati Gunungkidul. Seluruh gaji yang dia terima akan didonasikan untuk masyarakat.

"Gaji nanti buat makan bersama, seperti THL, tukang sapu dan masyarakat," kata Sunaryanta usai mengikuti serah terima jabatan di DPRD Gunungkidul, Senin (1/3/2021).

Sunaryanta tidak menjelaskan detail kenapa tidak mau menerima gaji tersebut. Pensiunan TNI bermangkat terakhir mayor ini hanya akan mendedikasikan jabatanya untuk masyarakat.

"Gaji pokok saya ya, bukan tunjangan karena saya belum tau berapa nominal tunjangan yang akan saya terima," katanya.

Selama ini sebelum menjabat sebagai bupati, Sunaryanta juga kerap memberikan bantuan air bersih kepada warga masyarakat yang terdampak kekeringan. Hal ini menurutnya juga akan terus dilakukan jika masyarakat masih membutuhkan.

"Kalau saya ada rezki pasti saya akan berikan bantuan air bersih untuk warga. Karena saya kemarin membantu juga bukan karena saya mau njago bupati, itu murni bentuk kepedulian saya," ujar warga Kedung Keris, Kwarasan, Nglipar ini.

Terpisah, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Saptoyo ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pemerintah menyiapkan Belanja Operasi Belanja gaji plus operasional bupati serta wabup sekitr Rp764,7 juta.

Kendati demikian dirinya tidak merinci berapa nominal gaji pokok yang akan diterima bupati dan wakil bupati.

"Untuk belanja operasional bupati wakil bupati Rp764,7 juta, belum melihat rinciannya," terang dia. (wib/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00