Milenial Perlu Pahami Karya Sastra Pujangga Ronggo Warsito

KBRN, Yogyakarta : Raden Ngabehi (RNg.) Ronggo Warsito, merupakan sosok pujangga besar yang pernah dimiliki bangsa In donesia. Karya sastranya yang terkenal dan luar biasa adalah Serat Kalatidha mengandung nilai-nilai karakter yang selalu relevaan di setiap zamannya.

“Kalangan milenial sekarang harus tahu dan memahami sejarah Ronggo Warsito berikut karya sastranya dan bisa mengambil nilai-nilai dari karya sastra Pujangga Ronggo Warsito untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” tutur Anggota DPRRI Muchamad Nabil Haroen, SPd, Mhum, dalam acara jumpa media di Rumah Sambung Dukuh Plosowangi, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten, Selasa (23/2 2021) sore.

Untuk mengenang sekaligus menerapkan ajaran-ajaran Ronggo Warsito yang adiluhung tersebut, Muchamad Nabil Haroen atau yang akrab disapa Gus Nabil, memprogramkan untuk melakukan gotong-royong membersihkan Makam Ronggo Warsito di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, melibatkan para muda milenial

“Untuk program gotong-royong akan dilakukan bersama anggota pencak silat Pagar Nusa dan setelah pandemi covid-19 mereka akan mengadakan latihan pencak silat di komplek Makam Ronggo Warsito,” ungkap Gus Nabil.

Selain itu  juga mengadakan semacam dialog atau sarasehan untuk mengupas berbagai karya sastra ciptaan Pujangga Ronggo Warsito.

Menurut anggota dewan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah (Jateng) V meliputi Kabupaten Klaten, Boyolali, Sukoharjo dan Kota Surakarta ini, selain mengupas karya sastra Pujangga Ronggo Warsito, pihaknya juga menaruh perhatian besar pada pengmbangan seni budaya lainnya yang berkembang di Kabupaten Klaten.

“Kabupaten Klaten banyak memiliki potensi wisata dan spot-spot menarik untuk dikembangkan seperti aneka obyek wisata. Nantinya, setelah pandemi covid-19 bisa dikendalikan, aneka potensi wisata besar tersebut akan dikembangkan,” tandasnya.

Gus Nabil mencontohkan, wisata air seperti di Ponggok dan obyek wisata air lainnya, kemudian obyek wisata alam yang indah seperti Bukit Cinta, Bukit Sidoguro, obyek wisata religius Makam Sunan Pandanaran, Ki Ageng Gribig dan obyek wisata lainnya juga akan lebih dikembangkan lagi.

Sementara itu, Owner Rumah Sambung Dukuh Plosowangi, Desa Plosowangi, Kecamatan Cawas, Hj Hartanti, SH, MSi yang juga anggota DPRD Klaten dari Fraksi PDI Perjuangan mengatakan, jumpa media antara Gus Nabil dengan para wartawan di Klaten untuk menjalin silaturahmi sekaligus mendapatkan masukan tentang berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Klaten.

Ia menambahkan, Rumah Sambung selama ini jkuga telah mengadaan berbagai kegiatan sosial, seperti setiap hari Jumat menyajikan makanan gratis untuk warga yang membutuhkan.

“Kemudian di hari lain jika ada warga yang akan makan juga bisa memasak dan menyuci piring,  sendok dan gelas sendiri. Untuk bahan makanan disiapkan dari Tim Rumah Sambung,” lanjutnya. (yon/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00