Jangan Kendor! Disiplin Pakai Masker

kampanye nasional penggunaan masker Polkesyo (istimewa)

KBRN, Yogyakarta : Politeknik Kesehatan Yogyakarta (Polkesyo) Kementerian Kesehatan Yogyakarta giat menggaungkan pentingnya disiplin pakai masker untuk mencegah serta memutus penularan Covid-19.

Kasus konfirmasi positif Covid 19 yang terus mengalami peningkatan di hampir seluruh wilayah di Indonesia termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta menjadi perhatian serius Pemerintah Daerah maupun Dunia Pendidikan.

Langkah penting yang dapat dilakukan masyarakat saat ini pun dengan menjaga disiplin protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

"Penularan Covid-19 umumnya melalui droplet atau cairan tubuh yang keluar dari hidung maupun mulut seseorang yang telah terinfeksi, pada saat batuk ataupun bersin dimana droplet tersebut terhirup atau menempel pada suatu benda dan permukaan atau tangan," terang Wakil Direktur III Polkesyo Dr. ISWANTO, S.Pd, M.Kes. ketika mengkampanyekan pakai masker.

Menurutnya, fungsi masker menjadi sangat penting dan memakai masker sangat penting sebagai upaya mencegah terjadinya penularan Covid-19, terutama ketika berada dikerumunan atau berdekatan seperti di pasar tradisional, stasiun, transportasi umum dan tempat-tempat umum lainnya.

"Masker dapat menghalau atau meminimalisir percikan air liur yang keluar saat berbicara, menghela napas, ataupun batuk dan bersin sehingga dapat mengurangi penyebaran virus tersebut," jelasnya. Upaya yang dapat dilakukan saat ini untuk mencegah penularan serta memutus Covid-19 ditambahkannya, adalah dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), yaitu Selalu Memakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS)  dengan air mengalir dan Menjaga Jarak aman.

Untuk mendukung kedisiplinan bermasker, Poltekkes Kementerian Kesehatan Yogyakarta melakukan Kampanye perilaku hidup bersih dan sehat tersebut selama Agustus sampai November 2020.Untuk Kampanye secara Nasional Pakai Masker ini dilakukan mulai 10 Agustus-6 September 2020, kemudian dilanjutkan dengan kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) pada 7 September-6 Oktober 2020, Kampanye Jaga Jarak dimulai 7 Oktober-6 November 2020, Kampanye tersebut juga dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi, UPT Kemenkes, serta Poltekkes  di seluruh Indonesia.

"Penyebarluasan informasi terkait perilaku sehat telah dilakukan secara nasional dan daerah melalui televisi, radio, media luar ruang, media sosial serta seminar online/virtual meeting," imbuhnya.

Selain Sosialisasi pembagian masker serta spanduk ajakan secara langsung di wilayah DIY dilakukan beberapa lokasi strategis lainnya. Masker telah didistribusikan ke berbagai kegiatan kemasyarakatan, di lingkungan Alun-alun selatan dg TIM relawan Jajaran WADIR-III, Kamis (27/08/2020), BEM Polkesyo di area pasar Tlogorejo, Sleman Jumat (28/08/2020), Dosen Gizi di Posbindu Candihusada, Binaan Polkesyo, Minggu (30/08/2020), PPM Wilayah Dusun Kanoman Kalurahan Banyuraden, Jurusan Gizi Desa Binaan Dusun Sembung, Gamping, Sleman, Jurusan Kebidanan Kabupaten Gunungkidul Rabu (02/09/2020), Wilayah Taman Water Castle Tamansari, Yogyakarta Sabtu (05/09/2020), Kawasan/jajaran Dinas Lingkungan Hidup/DLH Kabupaten Gununng Kidul, pada Minggu (06/09/2020).

"Melalui kampanye nasional penggunaan masker diharapkan lebih banyak lagi masyarakat yang sadar dan membiasakan diri untuk berperilaku sehat mencegah penularan Covid-19.Jangan Kendor! Disiplin Pakai Masker," pungkasnya. (ian)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00