RAPI Menjadi Koresponden RRI

KBRN, Yogyakarta : Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) DIY kini menjadi mitra sekaligus ‘Koresponden’ RRI  terhadap informasi yang ada dan berkembang  ditengah masyarakat , seperti  bencana alam maupun sosial kemanusiaan lainnya.

Kepala RRI Yogyakarta Dra. Anna M.Si mengungkapkan, RAPI DIY yang terdiri RAPI 4 Kabupaten satu Kota akan menjadi mitra kerja sekaligus koresponden terhadap informasi yang ada dan berkembang di tengah masyarakat.

“Informasi itu seperti tentang tanggap bencana, pencarian, pertolongan maupun bahaya bencana alam,pencegahan maupun penanganannya. Informasi dari RAPI dapat disiarkan dalam berbagai format siaran yang layak untuk pemberitaan dan menjadi kebutuhan masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar dan akurat. Jadi RAPI di sini sebagai informan,” tandasnya, di sela acara penandatanganan MoU di Studio 1 RRI Yogyakarta, di Kotabaru, Jumat (10/7/2020) sore.

Sementara Dewan Pembina RAPI DIY  Yani Saptohudoyo mengapresiasi RRI yang telah memfasilitasi RAPI dalam memberikan informasi yang benar dan akurat untuk masyarakat.

Kita ini kan  untuk kemanusiaan, untuk kebencanaan, kita memerlukan juga untuk penyiaran dengan Radio Republik Indonesia,” terangnya.

Sedangkan Ketua Harian Penda RAPI DIY, RM Ir Nurdiantoro menyatakan kesiapan para relawan RAPI DIY mendapat pelatihan sesuai dengan pedoman penyiaran, agar fungsi tan tugasnya lebih optimal dlm memberikan informasi kepada public.

“Mereka adalah relawan akan menjadi penyambung komunikasi, bilamana terjadi sesuatu yang sifatnya bencana,” jelasnya.

Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara RRI dengan RAPI ini pada saat bersamaan juga dilakukan di Jakarta, antara Direktur Utama LPP RI, M. Rohanuddin dengan Ketua Umum RAPI, Agus Sulistyono.

Kerjasama berlaku selama satu tahun sejak ditandatangani Jumat 10 Juli 2020, dan dapat diperpanjang atau diakhiri setelah dievaluasi kedua belah pihak. Para pihak sepakat mengadakan pertemuan tiga bulan sekali untuk evaluasi pelaksanaan. (yus/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00