Implementasi Nilai-Nilai Pancasila di tengah Pandemi Covid-19

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Suwardi (ist)

KBRN, Yogyakarta : Pengamalan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia guna penguat dalam menghadapi pandemi virus Covid-19 yang terjadi saat ini.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Suwardi mengatakan, nilai-nilai Pancasila yang menjadi ideologi bangsa sampai saat ini maish melandasi tata kehidupan masyarakat Indonesia termasuk di tengah pandemi virus Covid-19 yang memiliki pengaruh besar dalam tatanan kehidupan masyarakat.

"Virus yang sangat kecil yang bernama Corona telah mampu membuat dunia masuk kedalam tatanan dunia baru, bahkan virus tersebut telah meluluh lantakan nilai nilai yang selama ini terbangun dalam kehidupan masyarakat, yang kemudian muncul tatanan baru. Dan bagaimanakah halnya dengan Pancasila yang menjadi ideologi bangsa Indonesia," kata Suwardi salah seorang politisi Partai Golkar dalam  menyambut hari lahir Pancasila 1 Juni, Minggu (31/5/2020).

Menurutnya, Pancasila terbukti sakti dan kokoh dalam membingkai bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku dan agamanya, bahkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila semakin relevan dalam menjaga bangsa, dari terpaan jaman.

"Saat ini kita berada dalam situasi yang pandemic Covid -19 yang, menyerang semua lini kehidupan dan kebudayaan serta ekonomi bangsa. Namun justru dalam keadaan yang sulit ini ,secara sadar atau tidak kita telah mengimplentasikan  nilai nilai  Pancasila dalam kehidupan kita  sehari hari  dalam situasi pandemic covid -19," ujarnya.

Suwardi menyebutkan, impelementasi Sila pertama dari Pancasila yang berbunyi Ketuhanan Yang Maha Esa, secara sadar telah diimplementasikan oleh seluruh elemen bangsa dalam masa pandemik ini.

"Pemerintah hingga para alim ulama, semua mengajak kita untuk berdoa kepada Tuhan Yang maha Esa agar wabah ini segera  berlalu, dan menempatkan unsur agama menjadi benteng kekuatan pribadi dalam menghadapi wabah ini," jelasnya.

lebih lanjut Suwardi menambahkan, ketika para tenaga medis, relawan berjuang bersama untuk membantu warga masyarakat, dan semua hatinya terketuk untuk secara bersama-sama membantu, merupakan implementatif sila kedua yakni Kemanusian yang Adil dan Beradab, ujarnya lagi.

Suwardi juga menjelaskan bahwa semangat  gotong royong sesama warga saling bantu antar tetangga, dalam meringankan beban sesama, tidak lagi mengenal kasta inilah semangat Persatuan Indoensia.

Implementasi sila ke empat Pancasila diungkapkannya, adalah penentuab kebijakan-kebijakan yang diambil melalui musyawarah dan mufakat.

"Yang juga menjadi poin penting ialah bagaimana perangkat desa dan pemerintah bahkan rakyat secara bersama-sama menentukan kebijakan yang akan diambil, maka musyawarah dan mufakat,"

Sedangkan yang terakhir ialah bagaimana pemerintah bekerja keras dengan berbagai program bantuan  untuk mewujudkan keadilan  bagi seluruh rakyat Indoensia.

Sementara itu pria yang biasa dipanggil Kang Wardi ini  hanya ingin mengingatkan dan kembali membangun kesadaran bahwa nilai-nilai Pancasila, telah menjadi penguat bagi bangsa ini dalam menghadapi bencana Covid 19.

"Inilah salah satu bentuk kesaktian Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara bangsa dan rakyat  Indonesia.Selamat hari lahir Pancasila dan semoga  selalu jaya. (ian/ryt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00