PMI DIY Bantu Alat Penyemprot dan Disinfektan untuk Mess Nakes dan Wisma Karantina

PMI Bantu Alat Penyemprot

KBRN, Yogyakarta : PMI DIY menyalurkan bantuan alat penyemprot dan disinfektan kepada pengelola Mess Nakes dan Wisma Karantina COVID-19 di DIY.

Bantuan diserahkan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (PMI DIY), H. Herry Zudianto, S.E.,Akt.M.M didampingi Ketua PMI DIY, GBPH. H. Prabukusumo, S.Psi kepada Pengelola di Markas PMI DIY, Jl. Siliwangi No. 3 Pathuk Banyuraden Gamping Sleman, Kamis, (28/5/2020).

Bantuan yang disalurkan berupa Dua belas alat spraying dan 1.248 liter cairan disinfektan untuk Dua belas wisma karantina Covid-19 Kabupaten/Kota di DIY.

"Dalam kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung sampai dengan saat ini, kita perlu mengupayakan mitigasi dan kesiapan seoptimal mungkin. Begitu pula dengan tempat karantina yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah. Sekarang giliran PMI mendukung dengan alat spraying dan cairan disinfektan yang kami harapkan dapat mendukung pencegahan Covid-19 di sejumlah tempat karantina wilayah DIY, termasuk untuk Mess Tenaga Kesehatan," kata Herry Zudianto.

Ketua PMI DIY, GBPH Prabukusumo menegaskan, PMI DIY terus berupaya melakukan pencegahan meluasnya penyebaran COVID-19 maupun penanganan Covid-19.

"Relawan PMI masih bekerja di lapangan, dari mulai penyemprotan disinfektan, pelayanan ambulans, pelayanan pemakaman, promosi kesehatan sampai dengan pendampingan psikososial. Tercatat sampai dengan Selasa (26/5/2020) penyemprotan disinfektan sudah menjangkau 1.670 titik dengan penerima manfaat sejumlah 407.862 orang. Sementara promosi kesehatan di 246 titik dengan penerima manfaat 33. 284 orang," jelas Gusti Prabukusumo.

Adapun peralatan penanganan Covid-19 yang disalurkan pada Kamis (28/5/2020) diantaranya adalah untuk empat PMI kabupaten yakni cairan disinfektan sejumlah 1.008 liter, baju hazmat 120 pcs, masker kain 80 pcs, masker N-95 80 pcs, 600 paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), 9.600 paket PHBS untuk 78 PMI Kecamatan. Sedangkan untuk Kwarda Pramuka DIY 180 liter cairan disinfektan, alat spraying 3 unit, masker kain 20 pcs, dan 750 paket PHBS. Sementara untuk Kecamatan dan PMI Kecamatan di Kota Yogyakarta, diberikan dukungan 336 liter cairan disinfektan, 40 masker kain dan 2.100 paket PHBS.

"Dan, hari ini kami juga memberikan dukungan untuk Gerakan Pemuda Anshor DIY sejumlah 300 liter cairan disinfektan, 20 masker kain dan 750 paket PHBS. PMI akan terus menyalurkan bantuan selama itu masih ada. Kami juga berharap dukungan masyarakat agar penanganan COVID-19 di DIY semakin baik, dan pandemi ini cepat selesai," tambahnya.

Sementara itu, untuk total donasi dari masyarakat yang terkumpul sampai dengan Rabu (27/5/2020) pukul 14.23 WIB sejumlah Rp380.894.192,00.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat Yogyakarta juga para donatur yang menyalurkan bantuannya melalui PMI DIY dalam penanganan tanggap darurat Covid-19 ini. Bantuan yang kami terima dari mulai perlengkapan pakaian pelindung diri (APD), disinfektan, hand sanitizer, sampai dalam bentuk makanan serta minuman sudah kami belanjakan dan distribusikan sesuai dengan kebutuhan penanganan Covid-19. Sedangkan bagi masyarakat yang akan membantu bisa menyalurkannya melalui rekening Bank Mandiri No.137.00074.49594 atas nama Penanggulangan Bencana PMI Provinsi DIY," pungkasnya. (wur/ryt/mrt)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00