Harmoni Keberagaman Melalui Dialog Kebangsaan

KBRN, Yogyakarta : Selain sebagai kota wisata dan Pendidikan, Daerah Istimewa Yogyakarta juga terkenal sebagai Indonesia mini. Hampir semua suku, ras, agama, dan golongan ada, dan memiliki eksistensi sesuai kekhasannya masing-masing. Situasi dan kondisi ini terjadi, karena Yogyakarta membuka diri terhadap semua orang yang ingin masuk dan tinggal.

Komunikasi yang baik menjadi salah satu kunci hidup tenteram di tengah keberagaman. Inilah yang menjadi dorongan bagi Gereja Kristus Raja Baciro Yogyakarta untuk menyelenggarakan dialog kebangsaan.

“Yogyakarta itu beragam, maka perlu dijalin komunikasi supaya masyarakat yang beragam itu bisa saling, bisa ajur dan ajer,” ungkap Romo FX. Alip suwito, Pr, Romo Paroki Kristus Raja Baciro, saat menjadi narasumber dalam dialog Lintas Jogja Sore Pro 1 RRI, Rabu 17 Agustus 2022.

Lebih lanjut, Romo Alip juga mengungkapkan, adanya konflik yang terjadi jika bisa dijembatani serta dikomunikasikan dengan benar maka dapat melahirkan kreativitas seperti komunikasi dan dialog lintas iman.

Harmony in Diversity untuk Jogja Istimewa, merupakan tema dari dialog kebangsaan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77. Dialog yang menjembatani peserta bukan hanya dari umat Katolik saja ini, akan berlangsung Jumat, 19 Agustus 2022 pukul 19.00WIB di Aula gereja Kristus Raja Baciro Yogyakarta.

Menurut Yohanes Bambang T Suyahyo, selaku sie acara dan publikasi rangkaian acara Dialog Kebangsaan, kegiatan yang akan dihadiri oleh 300 peserta dari umat Katolik gereja Kristus Raja Baciro, tokoh agama dan lintas iman serta perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia ini, juga menghadirkan narasumber dari lintas iman.

Sebut saja Uskup Agung Semarang, Mgr. Robertus Rubiyatmoko, tokoh nasional dan kebangsaan GKR Hemas, tokoh Pendidikan dan agama Rektor UIN Yogyakarta, Prof. Dr. Phil Al Makin, S.Ag., MA, serta Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Katarina Endang Sarwestri, S.H., M.H. (agathaerna/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar