Visi Misi dan Program Gubernur, Anggota DPRD DIY Soroti Pemanfaatan Teknologi Informasi

Dr. R. Stevanus C. Handoko S.Kom., MM- Anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia

KBRN, Yogyakarta : Pidato  Gubernur DIY tentang  Pemaparan Visi, Misi dan Program Calon Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta masa Jabatan 2022- 2027, memberi  gambaran arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2022-2027.

Secara garis besar terdapat keterkaitan dan kesinambungan antara RPJMD 2005-2025, RPJMD 2012-2017, dan RPJMD 2017-2022, sebagai landasan pijak penyusunan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2022-2027.

Dalam pemaparan Visi, Misi dan Program terdapat tiga hal utama yang saling mengkait dan menjadi prioritas perhatian dari Visi dan Misi Gubernur DIY 2022-2027. Ketiga hal tersebut adalah Kawasan Selatan, Reformasi Kalurahan, dan Teknologi Informasi.

Dr. R. Stevanus C. Handoko S.Kom., MM anggota DPRD DIY dari Partai Solidaritas Indonesia yang juga menjadi bagian dalam pansus penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY menyampaikan apresiasi yang tinggi atas paparan visi, misi dan program yang disampaikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Visi, Misi, dan Program yang disampaikan Gubernur sudah mencerminkan langkah strategis Gubernur untuk mengimplementasikan, memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai cara mengakselerasi proses transformasi birokrasi untuk memberikan layanan prima bagi masyarakat secara luas," ujar Dr. R. Stevanus, Rabu (10/8/2022).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sudah harus dipercepat baik itu untuk pengembangan kawasan selatan, proses reformasi birokrasi/kelurahan dan kalurahan hingga sektor lain yang menjadi prioritas RPJMD 2022-2027.

Dr. R. Stevanus politikus yang memiliki pengalaman belasan tahun di dunia Teknologi Informasi dan Komunikasi menyoroti tentang pentingnya standarisasi platform yang akan dikembangkan Pemda dalam usaha untuk mencapai visi,misi dan program Gubernur berbasiskan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

"Regulasi yang ada saat ini masih perlu ditambah agar visi dan misi Gubernur terkait dengan Jogja Smart Province benar-benar terwujud," ungkapnya.

Dr. R. Stevanus, menyampaikan Kembali bahwa saat ini Pemda DIY belum memiliki Perda terkait dengan Jogja Smart Province, padahal perda ini sangat krusial untuk menunjang dan mewujudkan visi, misi, program Gubernur yang cukup banyak bersinggungan dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi.

Sebagai anggota dari team pansus penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DIY yang beberapa waktu lalu berkunjung ke Kraton Kilen dalam rangka verifikasi data, juga menyampaikan pada kesempatan tersebut akan pentingnya perda Jogja Smart Province segera dimiliki Pemda DIY untuk mengejar pengelolaan dan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang lebih baik.

Dr. R. Stevanus menyampaikan dengan adanya Perda Jogja Smart Province, maka diharapkan akan adanya kolaborasi, sinergi dan integrasi structure, suprastucture, infrastructure hingga digital ecosystems di Daerah Istimewa Yogyakarta tegasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar