Naik Cukup Siginifikan, Pernikahan Dini di Kulon Progo

Ilustrasi pernikahan dini (ist)

KBRN, Kulon Progo : Angka pernikahan dini di Kulon Progo mengalami kenaikan cukup signifikan. Jika pada tahun 2019 pernikahan dini mencapai 39 pasangan, pada tahun berikutnya naik menjadi 87 pasangan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulon Progo, Y Irianto mengatakan, pandemi Covid-19 dan pembelajaran daring menjadi salah satu penyebab terjadinya pernikahan dini. Kasus pernikahan dini di Kulon Progo didominasi usia SMA dan unwanted pregnancy atau kehamilan yang tidak diinginkan sebelumnya.

"Antisipasi pernikahan dini, kami berusaha untuk menjalin kerja sama dengan semua komponen pemerhati anak, mulai lembaga pemerintah baik tingkat kabupaten hingg kalurahan untuk memberikan pemahaman persiapan keluarga di masyarakat dan media sekolah," ungkap Irianta, baru-baru ini.

Upaya lainnya, ungkap Irianta, adalah meningkatkan peran perempuan dan kesetaraan gender, hak hak perempuan. Khusus di tahun 2021 Kulon Progo, sudah mempunyai Perda tentang penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak. Perda ini menjadi bagian dari memperjuangkan hak hak anak, salah satunya mengurangi perkawinan usia anak.(hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar