Kecelakaan Lalu Lintas Menyebabkan Kerugian Material yang Besar

KBRN, Sleman : Kecelakaan lalu lintas bisa berdampak pada kerugian yang cukup besar, salah satunya secara material. Tidak hanya kepada individu yang menjadi korban kecelakaan tetapi juga keluarga, bahkan negara secara keseluruhan. Hal ini terungkap dalam diskusi bulanan Pustral UGM, bertajuk “Perkiraan Kerugian Manusia Akibat Kecelakaan Lalu lintas” yang digelar secara daring pada Kamis (27/1/2022).

Sekretaris Pustral UGM, Dewanti mengatakan kecekalaan lalu lintas bisa berdampak kepada organ manusia dan menyebabkan hilangnya produktivitas. Termasuk di dalamnya biaya pengobatan, biaya selama perawatan, serta hilang atau menurunnya kualitas hidup yang sebelumnya dimiliki.

“Kecelakaan ini karena malfungsi dari suatu sistem yang ada, baik dari kendaraan maupun infrastruktur jalan, pengguna jalan, lingkungan, dan interaksi dari berbagai elemen yang ada,” ujarnya.

Sementara itu Dokter Ilmu Forensik FK-KMK UGM, dr. Yudha Nurhantari mengatakan berdasarkan data WHO, kecelakaan lalu lintas menyebabkan kerugian negara kurang lebih sebanyak tiga persen dari pendapatan domestic bruto. Dari data yang ada, menurutnya kecelakaan lalu lintas ini memang didominasi oleh usia produktif, yakni 16-25 tahun.

“Untuk umur itu menonjol di usia 15-24 tahun, itu usia produktif. Perbedaannya besar dibanding yang usia tidak produktif,” katanya di kesempatan yang sama.

Sementara kendaraan sepeda motor roda dua juga mendominasi angka kecelakaan lalu lintas. Dengan mayoritas mengalami cedera di bagian atas, yakni bahu. Dari kecelakaan yang dialami biasanya biaya yang keluar meliputi perawatan dan rehabilitasi. Diikuti dengan kerugian hilang atau berkurangnya pendapatan, baik bagi korban kecelakaan maupun mereka yang menjaga selama perawatan karena harus cuti bekerja.

“Dari data Korlantas Polri, kecelakaan lalu lintas ini sendiri menyebabkan kerugian material lebih dari Rp 163 milyar. Melihat besarnya kerugian manusia akibat lakalantas perlu upaya untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya,” pungkasnya. (dev)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar