Rapor Kinerja Triwulan IV Pemkot Yogyakarta Memuaskan

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Kota Yogyakarta menerima rapor kinerja triwulan IV dalam rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Daerah Triwulan IV Tahun Anggaran 2021 yang dihadiri Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, di Kepatihan Yogyakarta, Selasa (25/1/2022).

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berhasil mengelola APBD Tahun 2021 dengan pagu anggaran sebesar Rp 1.944 826.298.734 untuk melaksanakan 216 program, 691 kegiatan dan 2.164 sub kegiatan dengan jumlah OPD sebanyak 49 unit. 

Selain itu capaian sasaran pembangunan yang terbagi dalam beberapa indikator, diantaranya indeks keberdayaan masyarakat. Pada indikator ini, Kota Yogya mampu melampaui target dengan nilai capaian 100,48%.

"Keberhasilan ini karena tingginya antusiasme masyarakat untuk membangun Kota Yogya, selain itu kami juga mempunyai masterplan pembangunan tarintgrasi sebagai acuan pembangunan wilayah," kata  Heroe Poerwadi.

Menurutnya, indikator lainnya adalah percepatan angka pertumbuhan ekonomi, pada indikator ini Kota Yogya juga mampu melampaui target dengan capaian 120,19%.

"Cakupan vaksinasi yang tinggi turut mendukung peningkatan aktifitas ekonomi di Kota Yogyakarta," ungkapnya.

Capaian target lainnya ada pada indikator jumlah pelanggaran perda, dengan nilai capaian 101,48%.

Heroe mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan tindakan preventif melalu kampung panca tertib, mobilisasi linmas, sinergi Iintas OPD. 

Sementara itu, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan, rapat koordinasi pengendalian triwulan yang telah berlangsung rutin lebih dari 8 tahun ini diselenggarakan untuk menindaklanjuti amanat pasal 180 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

Agenda ini juga merupakan sarana penyusunan pengendalian dan evaluasi perencanaan pembangunan daerah, yang bertujuan untuk mewujudkan konsistensi antara kebijakan dengan pelaksanaan dan hasil rencana pembangunan daerah. 

"Selain itu juga untuk konsistensi perencanaan pembangunan nasional dan daerah, serta kesesuaian antara capaian pembangunan daerah dengan indikator kinerja yang telah ditetapkan," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar