Tingkatkan Capaian Target, BINDA DIY Gelar Vaksinasi Anak di Tiga Lokasi Sekaligus

KBRN, Kulon Progo : Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) DIY kembali menggelar vaksinasi Covid-19 dengan sasaran anak usia 6-11 tahun, untuk dosis kedua. 

Dalam kegiatan vaksinasi anak anak tersebut, Binda DIY bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kulon Progo, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulon Progo, serta Puskesmas Panjatan, Puskesmas Sentolo dan Puskesmas Wates.

Koordinator Vaksinasi Kulon Progo Binda DIY Wury Atmaja, mengatakan, kegiatan yang digelar, dalam rangka mendukung percepatan vaksinasi dan pembelajaran tatap muka di Kulon Progo. 

"Kegiatan vaksinasi anak, kami gelar di SD Negeri Panjatan dengan target 303 anak. Juga digelar SD Negeri Gadingan dengan target 228 orang, dan di SD Negeri Salamrejo, Sentolo, dengan target 180 siswa," ungkap Wuri, di Kulon Progo, Rabu (19/1/2022).

Menurut Wury, vaksinasi bagi anak menjadi hal yang penting, karena mendukung imunitas ditengah adanya mutasi virus. Apalagi varian Omicron berpotensi menyebar dengan cepat, pada saat ini. 

"Vaksinasi ini jadi cara paling efektif dan efisien untuk mencegah terjadinya gelombang ketiga. Tingkat kekebalan dan masa perlindungan harus diperpanjang terutama bagi anak usia 6-11 tahun. Jika anak anak sudah Tervaksin maka PTM dapat segera berlangsung secara normal dan berjalan sebagaimana mestinya," terang Wuri.

Wuri mengatakan, vaksinasi anak usia 6-11 tahun akan terus diakselerasi Binda DIY agar capaian target segera terwujud, terjadi kekebalan komunal dan kehidupan anak-anak dapat normal seperti sebelumnya.

"Kami juga menghimbau masyarakat, orang tua dan wali murid agar tidak takut terkait kehalalan vaksin dan mau mendatangi sentra vaksin yang telah disediakan. Protokol kesehatan secara ketat juga harus dilaksanakn dimanapun berada," ungkap Wuri.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Negeri Gadingan, Cicilia Sriningsih, berharap, semua siswa yang divaksin bisa sehat dan pembelajaran tatap muka 100 persen bisa terlaksana dengan baik.

"Saat semua sudah divaksin, pandemi sudah berakhir dan semuanya sehat, harapannya pembelajaran bisa segera normal kembali. Para orang tua sangat berharap pembelajaran bisa normal kembali," jelas Cicilia Sri Ningsih.

Salah seorang peserta vaksin, Anggaini Meli Kusuma, mengaku tidak takut disuntik vaksin. Siswa kelas V ini mengaku sudah pernah mendapat vaksin covid sebelumnya. 

"Saya senang ikut vaksinasi. Pengen sehat," ungkap Meli. (hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar