Hindari Kecurangan, Timbangan Pedagang Dilakukan Tera Ulang

Proses tera ulang ,

KBRN, Kulon Progo : UPTD Metrologi Legal Kulon Progo menggelar uji tera ulang pada sejumlah timbangan milik pedagang di Pasar Wates, Senin (17/1). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengetahui keakuratan timbangan milik para pedagang. 

Penilai Pelayanan Kemetrologian UPTD Metrologi Legal Kulon Progo, R Cahyo Dwi, mengatakan, tera ulang tersebut merupakan agenda rutin setahun sekali. Namun karena pandemi Covid-19 masih belum berakhir, tera ulang dilaksanakan di kantor UPTD Metrologi Legal Kulonprogo," ungkap Cahyo, Senin (17/1/2022).

Cahyo menuturkan, Uji tera dilaksanakan di sejumlah pasar tradisional yang ada di Kulonprogo untuk menghindari pengurangan berat maupun kerusakan.

"Kasus yang sering ditemukan adalah berat timbangan berkurang. Menjadi tugas kami untuk membuat timbangan menjadi standar kembali," sambungnya. 

Cahyo menambahkan, sanksi untuk pedagang dengan timbangan tidak sesuai maupun menggunakan timbangan yang belum diuji tera ulang, sudah ada. Dalam undang-undang Metrologi, sanksi yang diberikan adalah administrasi sebesar Rp500 ribu atau penjara satu tahun.

"Saat ini tahapnya baru sosialisasi dan belum diterapkan menyeluruh. Timbangan milik pedagang harus di uji tera ulang dengan tanda uji yang kami bubuhkan di timbangan," kata Cahyo.

Salah satu pedagang di Pasar Wates, Suparsiwi, menyambut baik upaya uji tera ulang, untuk yang dilakukan oleh instansi terkait untuk melihat kelayakan timbangan yang mereka miliki.(hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar