Jasa Raharja DIY Kunjungi Korban Lakalantas di Gunungkidul

KBRN, Gunungkidul : PT Jasa Raharja Cabang D.I Yogyakarta, melalui Kantor Pelayanan Jasa Raharja TK I Bantul, Kantor Pelayanan Jasa Raharja Gunungkidul, Selasa (7/12/2021) melakukan survey ke rumah duka korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada Senin, 6 Desember 2021 sekitar pukul 18.00 wib di jalan kampung Simpang Empat Masjid Kepohsari, tepatnya di Dusun Kepohsari, Ds Katongan, Kapanewon Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul. Korban kecelakaan meninggal dunia atas nama Suharto, 59 tahun warga Dungsuru, Pilangharjo, Nglipar, Gunung Kidul.

“Kami dari pihak PT Jasa Raharja menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya saudara Suharto karena kecelakaan lalu lintas. Apabila syarat-syarat yang kami perlukan sudah terpenuhi, santunan akan segera ditransfer dan diberikan kepada ahli waris,” kata Toni Hidayat Danang Jaya, Petugas Jasa Raharja Gunungkidul, di sela kunjungan ke rumah korban.

“Besaran santunan berdasarkan Peraturan Mentri Keuangan RI No.15 dan 16 /PMK.10/2017 Tanggal 13 Februari 2017, besaran santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas darat/laut/udara bagi seluruh korban meninggal dunia sebesar Rp50 juta,” jelas Toni.

Menurutnya, ahli waris yang menerima santunan kecelakaan lalu lintas yakni Mbah Tumiyem (isteri korban). Saat melakukan survey bertemu langsung didampingi perangkat kalurahan dan keluarga.

Sementara Kepala Cabang PT Jasa Raharja D.I Yogyakarta, Agus Doto Pitono, dihubungi terpisah mengatakan ahli waris korban kecelakaan lalu lintas berhak menerima santunan dari PT Jasa Raharja.

“Bagi siapa saja yang mengalami kecelakaan lalu lintas dua kendaraan yang terjamin Jasa Raharja akan menerima santunan, akan tetapi tidak semua korban kecelakaan lalu lintas menerima santunan Jasa Raharja, satu contoh kecelakaan tunggal,” jelas Agus.

Agus Doto Pitono juga mengingatkan bahwa bebas denda perlu dimanfaatkan bagi wajib pajak kendaraan bermotor, sebab bebas denda akan berakhir 31 Desember 2021, sedangkan pada awal tahun 2022 bebas denda akan diberlakukan kembali. (surya-yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar