Tak Berizin, Hajatan Warga Gunungkidul Dibubarkan

KBRN, Gunungkidul: Jajaran Satgas Penanggulangan Covid19, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul membubarkan hajatan warga. Hajatan tersebut terpaksa dibubarkan karena tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

Sebelumnya pihak penyelenggara juga tidak melayangkan izin kepada pihak gugus tugas di kapanewon.

Ketua Satgas Penanggulangan Covid19, Kapanewon Girisubo, Arif Yahya mengatakan, sebelum peristiwa ini ia mendapatkan laporan dari warga bahwa pada 1 Desember ada hajatan warga di Padukuhan Pugeran, Tileng, Girisubo Gunungkidul. Ketentuan hajatan, dikatakan Arif menyalahi aturan dari PPKM Level 2 dimana hajatan tidak diperbolehkan prasmanan.

Selain itu juga para tamu tidak diperbolehkan duduk di lokasi agar tidak terjadi kerumunan.

"Setelah mendapatkan laporan, Rabu malam pukul 21.00 WIB kami mendatangi lokasi hajatan," ujar Arif, Sabtu (4/11/2021).

Arif menambahkan, pihaknya kemudian mengingatkan penyelenggara. Pihak penyelenggarapun juga mengakui kesalahannya. Dari teguran tersebut, hajatan pernikahan warga dihentikan.

"Rencananya memang hari Rabu-Kamis, tapi malamnya sudah sepakat untuk menghentikan jakatan," terangnya.

Atas peristiwa ini, ia mengimbau masyarakat yang hendak menggelar hajatan harus izin terlebih dahulu kepada gugus tugas di kapanewon. Ia juga meminta masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan saat hendak menggelar hajatan. (*).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar