148 Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT Cukai Tembakau

Penyerahan secara Simbolis BLT dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
Sekda Kota Yogyakarta menyerahkan BLT dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau

KBRN, Yogyakarta : Pemerintah Kota Yogyakarta menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau, bagi 148 buruh pabrik rokok atau tembakau di Kota Yogyakarta.

Penyerahan bantuan tersebut diberikan secara simbolis oleh Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya kepada 6 pekerja yang bekerja di 6 pabrik rokok atau tembakau di ruang Yudhistira, Balai Kota Yogyakarta, Jumat (3/12/2021).

Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya mengatakan, cukai hasil tembakau yang diberikan tidak hanya diberikan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, namun juga diperuntukkan dalam aspek pembinaan lingkungan sosial khususnya bagi perusahaan dan pekerja industri hasil tembakau sesuai dengan aturan.

"Pemerintah Kota Yogyakarta melihat ini sebagai salah satu dalam rangka melakukan penguatan ekonomi sosial yang dimaksud, sehingga program ini dijalankan," katanya.

Menurutnya, dengan adanya BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau yang diserahkan dalam bentuk tabungan melalui Bank Jogja, sehingga diharapkan pemanfaatan bantuan tersebut dapat dilakukan secara terstruktur, dan disesuaikan dengan tingkat kebutuhan.

"Tentu harapan kita bersama pemanfatan bantuan ini, memanfaatkan cukai ini setepat-tepatnya, tidak hanya yang hadir disini khususnya penerima manfaat dalam hal ini, tetapi dalam lingkup Pemerintah Kota memahami konstruksi cara berfikir program kita. Sehingga dengan demikian lengkap cukai hasil tembakau tidak hanya untuk peningkatan kesehatan masyarakat tapi perlindungan dan pembinaan sosial lingkungan sebagai salah satu bagian yang kita sentuh," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi Kota Yogyakarta Maryustion Tonang menyampaikan, jumlah penerima BLT kepada 148 pekerja, didapatkan dari hasil koordinasi antara kota Yogyakarta dengan 3 Kabupaten lain di DIY seperti Sleman, Bantul, dan Kulon Progo.

"Untuk yang ber NIK kota Yogyakarta ada 159 orang, dari jumlah tersebut yang bekerja di perusahaan-perusahaan rokok atau tembakau di wilayah Kabupaten Sleman, Kulon Progo, Bantul, dan Kota. Sedangkan Gunungkidul tidak ada, kita lakukan pemadanan atau penyandingan data penerima bansos baik yang bersumber dari APBD ataupun APBN itu didapatkan jumlah penerima 153 orang. Dari 153 dilakukan verifikasi dan validasi di lapangan oleh PSM Pekerja Sosial Masyarakat di Kemantren didapatkan 148 sedangkan 6 lain resign atau pensiun," ujarnya.

Tion menjelaskan, BLT Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau diserahkan dalam bentuk tabungan Bank Jogja dalam program 'Mas Joko' dengan nominal masing-masing Rp 1,2 juta.

"Dana tersebut utuh tanpa ada potongan satu rupiahpun, sehingga diterimakan kepada 148 pekerja atau buruh rokok yang bernomor induk kependudukan Kota Yogyakarta," terangnya.

Salah satu penerima bantuan dari Gambiran Mujiyanti mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada para buruh atau pekerja pabrik rokok atau tembakau.

Menurut ibu dari dua anak yang sudah bekerja di salah satu pabrik rokok selama 15 tahun di Kabupaten Sleman tersebut, nantinya bantuan akan dimanfaatkan untuk perbaikan rumah.

"Alhamdulillah, bisa dapat untuk kebutuhan. Rencana, sekarangkan musim hujan ada atap yang bocor mungkin untuk memperbaiki itu. lainnya nanti bisa ditabung dulu untuk memenuhi kebutuhan," ungkapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar