BPBD Kulon Progo Petakan Wilayah Rawan Longsor dan Banjir

KBRN, Kulon Progo : Badan Penandatanganan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulon Progo melakukan pemetaan daerah rawan bencana diwilayahnya.

Kepala Pelaksana, Joko Satyo Agus Nahrowi mengatakan, berdasarkan hasil pemetaan, ada sejumlah wilayah yang berpotensi terjadi. Bencana tanah longsor berpotensi di Kecamatan Kokap, Girimulyo, Samigaluh, Kalibawang, sebagian Pengasih, dan sebagian Nanggulan.

Sedangkan wilayah yang berpotensi terjadi bencana banjir meliputi Temon, Wates, Panjatan, Galur, Lendah, dan Sentolo. Wates, dan Panjatan karena adanya potensi luapan Sungai Serang, sedangkan Temon ada Sungai Bogowonto. 

Terkait potensi tersebut, maka persiapan sudah dilakukan. 

"Kami siapkan peralatan yang dibutuhkan. Kemudian jugBmelakukan perbaikan jalur evakuasi untuk mempermudah evakuasi bila terjadi bencana banjir dan tanah longsor," katanya.

Sedangkan, Anggota DPRD Kulon Progo Edi Priyono mengatakan, jika ada normalisasi Sungai Serang dan Sungai Bogowonto, potensi bencana di Wates, Temon, Panjatan, Galur, dan Lendah dapat diatasi. Sejak normalisasi Sungai Serang, bencana banjir di Kecamatan Panjatan, dan Wates pada tahun 2020 sudah tidak ada.

"Kami berharap ke depannya adanya normalisasi sungai dan anak sungai, sehingga bisa menurunkan dampak bencana banjir," katanya. (hrn).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar