Bupati Kulon Progo Harapkan Masjid Assalam di Banjararum Kalibawang Jadi Pusat Pembangunan Islam

KBRN, Kulon Progo : Bupati Kulon Progo meresmikan masjid Assalam berikut dengan kubahnya, yang berlokasi di Degan 1, Banjararum Kalibawang, ditandai dengan penandatanganan prasasti, pada Sabtu (8/5/2021) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Sutedjo, mengapresiasi pembangunan masjid Assalam, di Banjararum tersebut. Masjid Assalam dinilai sangat menarik karena memiliki kemegahan dan keindahan. Keberadaan Masjid Assalam, akan semakin menambah nuansa agamis, sesuai dengan kebutuhan tempat ibadah bagi umat Islam. 

"Mudah-mudahan, Masjid Assalam bisa menarik umat Islam disekitarnya untuk melaksanakan berbagai kegiatan baik keagamaan dan sosial, sehingga fungsinya akan lebih komprehensif," ucap Sutedjo.

Sutedjo mengatakan, akan lebih indah jika masjid Assalam dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk pusat pembinaan umat, baik untuk tempat ibadah baik bagi warga sekitar Masjid maupun yang lebih luas.

Segala usaha dan jerih payah dalam merenovasi masjid Assalam, perlu diimbangi dengan usaha untuk memakmurkan masjid. Jangan sampai masjid Assalam nantinya, hanya ramai pada hari-hari tertentu, namun juga menjadi pusat kegiatan setiap harinya.

"Masjid sebagai tempat suci umat Islam, hendaknya bisa menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, sekaligus filter arus budaya modern yang bertentangan dengan nilai-nilai agama. Masjid diharapkan bisa menjadi pusat pembinaan dan pembangunan umat Islam ke depannya," tutur Sutedjo.

Sementara itu, Penanggungjawab pembangunan Masjid Assalam, Purnomo mengatakan, masjid Assalam sudah berdiri sejak tahun 1963. Dengan dibantu oleh sejumlah guru Agama di daerah Lendah, para tokoh di Degan I, Banjararum mampu mendirikan TK dan SD Muhammadiyah serta masjid Assalam.

"Sekitar tiga tahun lalu, saya mendapatkan permintaan dari para tokoh pendiri masjid Assalam untuk merenovasi. Semangat mereka, mendorong saya untuk melanjutkan pembangunan Masjid Assalam, agar tetap lestari dan menjadi pusat pembangunan umat Islam," jelas Purnomo.

Purnomo menambahkan, setelah renovasi sekitar tiga tahun, Renovasi masjid Assalam sudah hampir selesai. Semakin megah dan luasnya bangunan, turut mendorong masyarakat sekitarnya untuk berbondong-bondong melaksanakan ibadah di masjid Assalam. 

Selain untuk ibadah, ujar Purnomo, Masjid Assalam juga difungsikan untuk menunjang belajar daring anak-anak sekolah. Sudah disedikan WiFi sekaligus juga sejumlah peralatan teknologi lainnya, untuk mendukung pengembangan ilmu baik keagamaan maupun umum.

Purnomo menjelaskan, Masjid Assalam memiliki Kubah besar, dinding yang menarik, tempat wudhu yang indah, hingga menara setinggi 25 meter. Dengan didukung oleh aula dan gedung olahraga R Soeratin, pelaksanaan pengajian Akbar dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, bisa dilaksanakan.

"Bangunan masjid Assalam mengedepankan kenyamanan bagi masyarakat dalam beribadah, ramah lingkungan dan didukung dengan sistem informasi yang modern," ungkapnya. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00