Dishub Bantul Dirikan Posko Penyekatan di Tiga Titik

KBRN, Bantul : Dinas Perhubungan Bantul mem aksa sejumlah kendaraan dari luar Yogyakarta untuk memutar balik. Sebagian juga ditilang karena tidak membawa surat-surat kelengkapan kendaraan bermotor.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul, Aris Suharyanta mengatakan, mereka dipaksa putar balik karena tidak bisa menunjukkan hasil swab antigen. Pemkab Bantul, menurut Aris, melakukan penyekatan di sejumlah ruas jalan, yakni Srandakan, Piyungan, dan Sedayu.

Namun, diakuinya, jumlah kendaraan yang masuk wilayah Bantul tidak banyak. Karena sebetulnya Bantul masuk wilayah penyekatan kedua.

Sebelumnya kendaraan dari luar DIY sudah harus melalui penyekatan di wilayah Kulon Progo, Gunungkidul, dan Sleman.

“Karena kemarin sudah rapat koordinasi dengan Pol PP dan Dishub, sesuai dengan anjuran dari Gubernur ini kita dirikan posko di Srandakan, bergandengan dengan Posko Polres. Kedua di Sedayu di timur, dan ketiga di Piyungan ini kita mengikuti Dinas Perhubungan DIY,” jelasnya, Kamis (6/5/2021).

Lebih lanjut Aris mengatakan, penyekatan ini tidak diberlakukan 24 jam. Tetapi hanya dilakukan pada jam-jam tertentu yang diprediksi menjadi waktu kedatangan para pemudik masuk ke wilayah Bantul.

Tidak hanya kendaraan pribadi, truk dan mobil boks bernomor luar DIY juga turut diperiksa karena dimungkinkan untuk digunakan para pemudik. (dev/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00