Puluhan Kendaraan Terjaring dalam Penyekatan Perbatasan Kulon Progo

Istimewa

KBRN, Kulon Progo : Pos penyekatan di wilayah Kapanewon Temon, Kulon Progo, sudah mulai beroperasi pada hari Kamis (6/5/2021). Dalam operasional perdana, sejumlah kendaraan baik itu bus, mobil travel dan mobil diberikan sanksi.

Kasatlantas Polres Kulon Progo, AKP Antonius Purwanta mengatakan, sanksi yang diberikan jika melanggar penyekatan larangan mudik, adalah diminta putar balik. Kendaraan yang dminta putar balik, diketahui mengangkut pemudik ke beberapa daerah. Jika dirinci, ada tiga bus yang diminta putar balik karena membawa 10 sampai 15 orang pemudik dengan tujuan Kota Jogja dan ke Wonosari, Gunungkidul. 

"Selain itu juga ada mobil travel yang membawa lima orang pemudik dan mobil pribadi dengan isi dua sampai tiga orang, dengan tujuan ke DIY," ucap AKP Purwanta, Kamis (6/4/2021).

Kasatlantas menambahkan, total kendaraan sudah yang diperiksa hingga Kamis pagi, mencapai sebanyak 50 unit. Kendaraan tersebut berasal dari berbagai daerah di luar DIY, seperti Jakarta, Bandung dan Jawa Tengah. Adapun untuk Pos penyekatan Temon, akan beroperasi sampai 17 Mei 2021.

Pemeriksaan akan dilakukan selama 24 jam dengan sistem sift, yang dilakukan oleh Personil gabungan yang meliputi Polisi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga RAPI. (hrn/yyw).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00