Surat Dispensasi Lintas Provinsi Rawan Pemalsuan, DPRD Minta Surat Dilengkapi Barcode

KBRN, Yogyakarta : Pengetatan pengawasan dan pemeriksaan kendaraan keluar masuk wilayah perbatasan DIY mutlak diperlukan 

Anggota Komisi A DPRD DIY, Stevanus Christian Handoko menjelaskan meski ada larangan mudik, dispensasi untuk sejumlah kelompok dengan alasan tertentu, baik itu penglaju, atau masyarakat yang memiliki kegiatan penting atau mendesak masih ada. 

Sehingga pemeriksaan persyaratan perjalanan tetap mutlak dilakukan. 

"Covid kan gak bisa pergi sendiri kalau gak ada carriernya. Jadi semoga kedepan di beberapa titik yang ditentukan ada pengetatan signifikan mencegah adanya orang mudik dari berbagai wilayah," jelasnya saat rapat kerja persiapan pelaksanaan larangab mudik, di DPRD DIY, Rabu, (5/5/2021). 

Menurut Stevanus surat perjalanan konvensional yang digunakan sebagai syarat pelaku perjalanan lintas wilayah atau pelaju saat larangan mudik dinilai rawan pemalsuan. Sehingga perlu inovasi menggunakan teknologi informasi untuk melengkapi berkas dokumen syarat perjalanan bagi para pelaju, atau mereka yang diperkenankan melintas karena alasan khusus. 

Misalnya, dengan menambah barcode pada dokumen dispensasi itu. 

"Saya harapkan juga tidak hanya menggunakan metode yang konvensional karena juga akan sangat mudah untuk di tanda kutip ya penipuan yang gampang. Dengan satu kertas bahwa dia  bekerja di jogja padahal tidak bekerja di jogja. Bisa sangat terjadi gitu . seperti yang tadi disampaikan syarat untuk bisa masuk hanya dengan selembar kertas surat  keterangan dari perusahaan. Bayangkan kalau itu menjadi diketahui oleh khalayak ramai , mereka  akan membuat ramai-ramai dengan surat-surat biasa semacam itu agar bisa masuk. Tapi kalau ditambahkan dengan barcode yang bisa discan itu sangat  powerfull untuk mencegah orang-orang yang masuk itu tidak tepat. Jadinya ada kombinasi antara informasi yang dibawa orang tersebut dengan kroscek dari sistem kominfo . dan secara teknis harusnya tidak terlalu rumit sih. Scan aplikasi scan juga banyak freeAda tambahan surat informasi itu harus juga mencantumkan barcode dalam kertas itu mempersulit orang membuat pemalsuan surat biasa saja," jelasnya. 

Steve juga menyarankan pemda DIY berkoordinasi dengan operator seluler untuk mengetahui jumlah pemudik dengan basis data traffic telepon seluler. 

Jumlah dan traffic telepon seluler yang masuk ke DIY itu dapat digunakan acuan mitigasi bencana, dan  penanganan pandemi COVID19. 

"Terkait dengan pakai data telekomunikasi lebih lengkapnya Location Area Code LAC Cell ID. Dikomunikasikan dengan operator telkom. Surat pemda mereka bisa memberikan berapa jumlah sebetulnya lac cell id masuk ke jogja. Data itu sudah mencerminkan asal dari wilayah mana. Misalnya, Handphone saya sering Di jogja LAC cell id adalah BTS di jogja," terangnya. 

Stevanus merekomendasikan agar Diskominfo berkoordinasi dengan operator seluler."Berapa ratus ribu gak akan ketipu kita.Gak cuman sekedar platB. karena bisa jadi plat B lebih murah saja, makanya banyak plat b di jogja. Nah besa Kalau handphone. pasti kelihatan berapa sih yang sudah masuk. Kerahaasiaan konsumen tetap terjaga, karena kan kita minta volume saja bukan data nama . Parameter di jogja banyak masuk mitigasi apa yg harus dilakukan Terkena privasi data operator tele komunikasi bisa kasih ," urainya. 

Data traffic telepon seluler ini juga akan menjadi acuan pengambilan kebijakan penanganan pandemi, dengan mempertimbangkan mobilitas warga. 

"Periode sekian bukan dari jogja moving ke jogja asal mana jakarta bogor akan kita dapat. Nah itu sangat Powerfull untuk tahu apa yang harus kita lakukan . Nah tinggal pemda bersurat ke operator. Operator pasti akan supporting, apalagi untuk mengambil kebijakan dimasa pandemi," katanya 

Sementara itu, Kepala Diskominfo DIY - Roni Primanto Hari mengatakan DIY sebenarnya sudah memiliki aplikasi jogja pass yang bisa dapat dioptimalkan untuk mendata pendatang yang masuk ke Yogyakarta, lengkap dengan NIK nya. 

"Aplikasi jogja pass sebenarnya bisa kita optimalkan. Yang masuk  ke jogja akan di scan barcode jogja pass, jadi ketahuan, jumlah di titik ini berapa banyak dll. Sudah terkonek NIK juga. Memudahkan tracing," paparnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00