Hutan Sumber Kehidupan Generasi Mendatang

KBRN, Saumlaki: Ketua Yayasan Sorsilai Saumlaki, Simon Lolonlun Saumlaki mengemukakan, saat ini rumah benih di Saumlaki dan di desa Bomaki milik Yayasan Sor Silai Tanimbar hingga kini masih menampung sejumlah jenis anakan pohon agroforestri, dan terdapat pula anakan pohon yang sudah siap ditanam, dan ada pula yang sedang dalam proses penyemaian, Jumat (19/8/202)

“Ketekunan kami dalam menyediakan bibit jenis tanaman kehutanan dan pertanian ini diharapkan akan sangat bermanfaat bagi anak cucu, ungkap Lolonlun

Ada manfaat lebih yang bisa kita peroleh dari upaya ini, dimana sama kita ketahui bahwa agroforestri berkontribusi penting terhadap jasa lingkungan (environmental services) antara lain mempertahankan fungsi hutan dalam mendukung DAS (daerah aliran sungai), mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, dan mempertahankan keanekaragaman hayati, ulas Lolonlun.

“Kami terus mengajak masyarakat untuk terus melakukan upaya menghijaukan bumi. Proses pemulihan hutan kita jika terus digalakkan maka sudah tentu fungsi hutan sebagai paru-paru dunia, sumber ekonomi, habitat flora dan fauna dan lain sebagainya itu bisa terwujud” pinta Lolonlun.

Ia juga menjelaskan, kepercayaan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi - Dirjen Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal - Direktorat Penyerasian Pemanfaatan SDA dan Lingkungan bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Kepulauan Tanimbar sebagai pakar dan praktisi dalam kegiatan vokasi pembibitan, penanaman dan Pemmeliharaan mangrove bagi masyarakat di kecamatan Selaru, Wermaktian, Tanimbar Selatan dan Tanimbar Utara.

Para praktisi yang ditugaskan adalah ibu Selvia A.Fordatkosu dan bapak Johanis DB.Malindir, sementara ketua Yayasan Sor Silai Tanimbar diminta oleh penyelenggara sebagai pembicara pakar dalam kegiatan dimaksud, papar Lolonlun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar